Terpilih Secara Aklamasi, Ini Kata Romahurmuziy

Ketua Umum PPP M. Romahurmuziy.
Sumber :
  • Yudho Raharjo/VIVAnews

VIVA.co.id - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan hasil muktamar Asrama Haji, Romahurmuziy, menjelaskan soal legitimasi dirinya yang terpilih sebagai ketua umum secara aklamasi.

"Saya mau ingatkan Rasulullah tidak mewariskan cara mekanisme penunjukkan pimpinan. Ketika Beliau wafat, Beliau meninggalkan umat Islam dengan tidak menunjuk siapapun. Maka kemudian sahabat berkumpul dan mereka berbaiat kalau hari ini pemilihan langsung kepada Saidina Abu Bakar. Ini cara pertama," kata Romi panggilan akrabnya pada penutupan Muktamar PPP di Asrama Haji, Jakarta, Minggu, 10 April 2016.
 
Ia melanjutkan, saat Abu Bakar wafat juga tidak membiarkan para sahabat memilih langsung. Tapi memberikan tulisan dan menunjuk Umar Bin Khatab.
 
"Beliau tunjuk itu dengan banyak pertimbangan. Karena di masa akhir kepemimpinan beliau ada pembangkangan terhadap Islam. Maka ketika kemarin dilakukan pemilihan dan penetapan (ketua umum PPP) secara aklamasi, itu pernah dipraktikkan pemimpin sebelum kita, bahkan pada zaman sahabat (nabi)," kata Romi.
 
Menurutnya, saat ini yang terpenting bukanlah bagaimana memilih pemimpinnya, juga bukan bagaimana dan siapa yang dipilih. “Tapi yang menjadi persoalan ke depan adalah bagaimana cara memimpinnya, karena yang dipertaruhkan masa depan PPP," kata Romi.
 
Ia pun berharap ke depan bisa menciptakan PPP yang baru, berkarakter, dan bisa dilihat berbeda dengan sebelumnya. (ase)