Resmikan Seksi I Tol Desari, Jokowi Sebut 2021 Nyambung Sampai Bogor

Gerbang Tol Cilandak Utama ruas Depok-Antasari.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Mohammad Yudha Prasetya

VIVA – Presiden Joko Widodo meresmikan jalan Tol Depok-Antasari atau Desari Seksi I ruas Antasari-Brigif, sepanjang 5,8 kilometer. Jokowi berharap, ruas tol Depok-Antasari ini bisa dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat.

"Kami harapkan, ini bisa mempercepat mobilitas orang, mobilitas barang dari Jakarta menuju ke Depok," kata Jokowi di gerbang tol Cilandak Utama, ruas tol Desari, kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis 27 September 2018.

Melalui pembangunan tol Depok-Antasari yang dikerjasamakan antara PT Citra Marga Nusapahala Persada., PT Waskita Karya, dan PT Pembangunan Perumahan ini, Jokowi berharap, ke depannya sinergi antara BUMN dan pihak swasta bisa semakin mempercepat pembangunan tol dan infrastruktur lainnya.

"Kalau kerja sama seperti ini terus dilakukan antara swasta dan BUMN, saya kira percepatan pembangunan jalan tol di Tanah Air akan semakin cepat bisa diselesaikan," kata Jokowi.

Sambil berkelakar, Jokowi pun berharap. agar seluruh pembangunan ruas tol ini bisa selesai di 2019, karena sebelumnya Direktur Utama PT CMNP, Tito Sulistio menjanjikan bahwa tol ini akan tembus sampai Bogor pada 2021 mendatang.

"Saya berharap seperti yang tadi disampaikan Pak Tito, ini sampai 2019, dan sampai Bogornya 2021. Ya, semuanya kalau bisa sampai 2019 aja lah," ujarnya disambut tawa hadirin.

Seperti diketahui, ruas tol Depok-Antasari yang pembangunannya sudah dimulai sejak 2006 itu, sudah menjalani uji pra laik fungsi pada Juli 2018. Secara total, jalan tol Depok-Antasari ini terdiri dari tiga seksi, yakni Seksi I Antasari-Brigif sepanjang 5,8 kilometer, lalu Seksi 2 Brigif-Sawangan sepanjang 6,3 kilometer, dan Seksi 3 Sawangan-Bojonggede sepanjang 9,5 kilometer.

Menurut data pemantauan dari Badan Pengatur Jalan Tol, ruas tol Desari dengan total panjang 21,54 kilometer dikelola oleh badan usaha jalan tol (BUJT) PT Citra Waspphutowa.

Saham BUJT tersebut secara mayoritas dimiliki oleh PT Citra Marga Nusapahala Persada Tbk (CMNP) sebesar 62,5 persen, PT Waskita Karya Tbk, 25 persen, dan PT Pembangunan Perumahan Tbk, 12,5 persen. (asp)