Jokowi Klaim Sudah Dirikan Bank Wakaf Mikro di 33 Pesantren

Presiden jokowi deklarasikan hari Santri Nasional.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar

VIVA – Presiden Joko Widodo membeberkan sejumlah langkah yang sudah dilakukan pemerintah untuk pesantren. Jokowi bicara di depan ribuan santri saat menghadiri Apel Akbar dalam rangka Hari Santri Nusantara ke-4. Acara di gelar di Lapangan Benteng Vasternburg, Solo Jawa Tengah, Sabtu malam 20 Oktober 2018.

Dalam sambutannya, Jokowi menyebut di tahun 2018 pemerintah sebenarnya sudah meluncurkan program untuk pesantren. "Ada bank wakaf mikro. Memang baru kita mulai," kata Presiden Jokowi, dalam sambutannya.

Untuk bank wakaf mikro, saat ini baru dimulai di 33 pondok pesantren. Ada juga, lanjut Jokowi, pembuatan Balai Latihan Kerja (BLK) untuk pesantren. Program itu lanjut Jokowi, baru mulai, sehingga belum bisa merata. Jokowi mengaku, baru dilaksanakan di sekitar 50 pondok.

Maka di 2019 hingga ke depannya, pemerintahan yang ia pimpin akan fokus pada pengembangan SDM. Termasuk, pemberdayaan pesantren dan santri. "Tapi tahun depan insya Allah kita perbanyak kurang lebih seribu," katanya.

Pengembangan itu, sekaligus sebagai bentuk evaluasi oleh pemerintah. Apakah bank wakaf dan BLK pesantren cocok untuk diterapkan.

"Dan kalau ini kita lihat bermanfaat, dan bisa. meningkatkan SDM kita tahun depannya lagi kita akan lipat gandakan lagi. Karena kita memiliki 28 ribu ponpes yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Dari Miangas sampai Pulau Rote," terang Jokowi.

Jokowi menjelaskan, setiap pekan ia mengunjungi pesantren, sekaligus ingin melihat langsung program apa yang cocok. Karena karakteristik setiap pondok pesantren berbeda beda.

Seperti di beberapa pondok pesantren, ada yang lebih senang diberikan BLK komputerisasi. Ada juga yang fashion. Maka pemerintah menyiapkan sesuai dengan kebutuhannya itu.

"Ini tidak gampang ini pekerjaan besar yang memerlukan pemikiran bersama sama diantara kita," katanya.