Bambang Suswantono, Purnawirawan TNI Diangkat Jadi Komisaris Baru Pertamina

VIVA Militer: Letjen TNI (Mar) Bambang Suswantono
Sumber :
  • Markas Besar TNI Angkatan Laut

Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, mengubah susunan jajaran komisaris PT Pertamina. Kali ini dengan menunjuk Letjen TNI (Mar) (Purn) Bambang Suswantono menjadi komisaris Pertamina.

Bambang sebelumnya dikenal sebagai seorang Purnawirawan TNI-AL yang menjabat sebagai Inspektur Jenderal Kementerian ESDM sejak 31 Juli 2023. Ia menggantikan posisi Rida Mulyana.

Saat dikonfirmasi, Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, membenarkan kabar tersebut.

"Iya benar," kata Fadjar saat dihubungi VIVA Bisnis, Jumat, 22 September 2023.

Gedung Pertamina

Photo :
  • Pertamina

Sebagai informasi, penunjukan Bambang Suswantono sebagai Komisaris Pertamina, didasarkan pada Keputusan Menteri BUMN selaku RUPS PT Pertamina (Persero) No. SK-263/MBU/09/2023 tanggal 22 September 2023.

Sebelumnya, Bambang pernah menjabat sebagai Inspektur Jenderal Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-20 (2020-2023), Komandan Jenderal Akademi TNI (2020), Asisten Potensi Maritim (Aspotmar) Kasal (2018-2020), Korps Marinir (2017-2018), dan Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (2016-2017).

Bambang merupakan alumni Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan ke-XXXII/tahun 1987. Selain itu, ia juga memiliki gelar Sarjana Hukum, Magister Hukum, dan Magister Terapan.

Seperti dikutip dari VIVA Militer, Bambang Suswantono lahir di Semarang 25 Juli 1965, Bambang menyelesaikan pendidikan militernya di Akademi Angkatan Laut (AAL) tahun 1987. Sepanjang 34 tahun kariernya, Bambang menghabiskan sebagian besar waktunya bersama Korps Baret Ungu.

Pada 2004 lalu Bambang dipercaya menjadi Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 7/Marinir, hingga Perwira Staf Operasi (Pasops) Brigade Infanteri (Brigif) 1 Mar Pasukan Marinir (Pasmar) 1.

Setelah itu, Bambang sempat berpindah tugas ke Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Bersama Paspampres di masa awal, Bambang menduduki posisi sebagai Komandan Detasemen Penyelamatan (Danden Matan) dan Komandan Detasemen Pengamanan Khusus (Danden Pamsus) Grup A Paspampres.

Saat itu, Bambang bertanggung jawab penuh atas keselamatan nyawa Presiden Republik Indonesia (RI) ke-6, Jenderal TNI (HOR) (Purn.) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Komandan Paspampres, Brigjen TNI Bambang Suswantono.

Photo :
  • VIVA.co.id/ Taufik Rahadian.

Usai menyelesaikan tugasnya bersama Paspampres, Bambang kembali ke Korps Marinir.  Pada 2007 hingga 2013, Bambang sempat menjabat sebagai Komandan Resimen Kavaleri (Danmenkav) 2/Marinir hingga menjadi Komandan Brigif 3/Marinir.

Setahun berikutnya, Bambang kembali lagi ke Paspampres. Kali ini, ia dipercaya untuk menjadi orang nomor dua di satuan tersebut dengan jabatan Wakil Komandan Paspampres (Wadan Paspampres). Dua tahun mendampingi Mayjen TNI Andika Perkasa, Bambang pun naik jabatan menjadi Danpaspampres pada 2016.

Dengan jabatan tersebut, Bambang adalah Pati Korps Marinir ketiga yang menjadi orang nomor satu di Paspampres. Sebelumnya ada nama Letjen TNI (Mar) (Purn.) Nono Sampono dan Letjen TNI (Mar) (Purn.) Agung Wijajadi Supriyo.

Sejak menjabat sebagai Wadanpaspampres hingga Danpaspampres, Bambang menghabiskan waktu mulai 2014 hingga 2017. Saat itu, Bambang bertanggung jawab penuh terhadap keamanan dan keselamatan Presiden RI ke-7, Joko Widodo, atau yang akrab disapa Jokowi.

Jabatan selanjutnya tak kalah bergengsi. Usai menyelesaikan tugas sebagai Danpaspampres, Bambang kembali lagi ke Korps Marinir. Tapi kali ini, dengan pangkat bintang dua atau Mayor Jenderal (Mayjen) TNI, Bambang pun dipercaya menjadi Komandan Korps Marinir (Dankormar) ke-22.

Sekitar satu tahun menjadi orang nomor satu di Korps Baret Ungu, Bambang ditujuk menjadi Asisten Potensi Maritim Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Aspotmar Kasal), Komandan Jenderal (Danjen) Akademi TNI, hingga menjadi Inspektur Jenderal (Irjen).