Pertumbuhan Pesat Bisnis Suku Cadang Kendaraan Komersial Topang Kinerja 2023, VKTR Perkuat Layanan

Bus listrik VKTR.
Sumber :
  • Dokumentasi VKTR.

Jakarta – Direktur Utama PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR), Gilarsi W. Setijono melaporkan, pada tahun 2023 lalu telah terjadi pertumbuhan pesat pada segmen suku cadang kendaraan komersial.

Hal ini pun turut berdampak pada kinerja keuangan VKTR, yang berhasil mencatatkan peningkatan total aset sebesar 62 persen menjadi Rp 1,66 triliun dari sebelumnya Rp 1,03 triliun.

"Sebagian besar disebabkan oleh penerimaan dana hasil penawaran umum perdana kami pada pertengahan 2023 lalu," kata Gilarsi dalam keterangannya, Jumat, 8 Maret 2024.

Sementara itu, Gilarsi melaporkan bahwa total kewajiban juga telah berkurang sebesar 31 persen menjadi Rp 521 miliar pada tahun 2023, dari sebelumnya Rp 758 miliar. Hal itu utamanya akibat penurunan signifikan, dalam total liabilitas jangka pendek.

VKTR.

Photo :
  • Dokumentasi VKTR.

Dia juga menyampaikan, berdasarkan laporan keuangan konsolidasi perusahaan, pendapatan bersih pada 2023 hanya sebesar Rp 1,06 triliun dibandingkan capaian pada 2022 yang sebesar Rp 1,07 triliun.

"Penyesuaian ini sebagian besar disebabkan oleh pergeseran pembelian bus oleh sektor Pemerintah, yang diperkirakan akan pulih dalam periode berikutnya," ujarnya.

Namun di sisi lain, Gilarsi memastikan bahwa bisnis manufaktur suku cadang kendaraan komersial VKTR akan terus berkembang ke depannya. Hal itu didorong oleh kuatnya permintaan dari pelanggan utama perusahaan di sektor kendaraan komersial. Pertumbuhan ini terutama dipicu oleh transisi dari teknologi kendaraan EURO 2 ke EURO 4, dan pemulihan pasar transportasi pasca pandemi serta peningkatan penjualan OEM.

"Sementara untuk segmen kendaraan listrik komersial, perusahaan telah melakukan ekspansi portfolio klien yang semula hanya B2G (Business to Government) hingga ke B2B (Business to Business). Hal ini ditandai dengan penjualan bus listrik kepada perusahaan swasta di tahun 2023," ujarnya.

Kerja sama VKTR dan Indomobil.

Photo :
  • Dokumentasi VKTR.

Sebagai informasi, dalam mengakui tantangan dan peluang pasar saat ini, VKTR telah memperluas fokusnya ke sektor B2B. Perusahaan menargetkan industri yang membutuhkan kendaraan untuk kebutuhannya, antara lain seperti hauling tambang, logistik perkebunan, dan pengangkutan log.

Upaya ini juga dilengkapi dengan pembuatan prototipe dan uji coba produk yang menjanjikan, yang menandakan komitmen VKTR terhadap inovasi dan keunggulan operasional. Meskipun sektor B2G tetap menjadi bagian penting dari strategi VKTR, diversifikasi ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada pembelian pemerintah yang dapat dipengaruhi oleh faktor politik dan ekonomi.