PSSI Respons Polemik Naturalisasi dan Lokal yang Bikin M Tahir Diserang

Latihan Timnas Indonesia
Sumber :
  • VIVA/Riki Ilham Rafles

Jakarta – Media sosial kini sedang ramai polemik antara pemain naturalisasi dan lokal. Yang memantiknya adalah pernyataan gelandang PSBS Biak, M. Tahir beberapa hari lalu.

M Tahir dengan lantang menyebut kualitas pemain lokal tidak kalah dari naturalisasi yang kini menghuni Timnas Indonesia. Bahkan dia meminta kesempatan untuk diadu karena yakin menang.

Suporter sepakbola Tanah Air kemudian banyak yang mengkritik Tahir. Pernyataannya dianggap berlebihan, tapi kemudian rekam jejaknya sebagai pemain turut diseret dalam perdebatan ini.

Anggota Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga berharap polemik ini tak perlu diperpanjang. Karena menurut dia, pemain Liga 1 jika memang bagus pasti akan masuk ke Timnas Indonesia.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga

Photo :
  • VIVA.co.id/Mohammad Yudha Prasetya

Arya Sinulingga memberi contoh Ramadhan Sananta yang ada di skuad asuhan Shin Tae-yong saat ini. Lalu dia membela juga posisi pemain naturalisasi yang masih memiliki garis keturunan Indonesia.

"Yang pasti kalau pemain lokal dari Liga 1 bagus pasti muncul. Sekarang siapa coba top skor? Sananta bro, ngalahin Messi. Itu artinya kalau dia berkualitas, dia bisa masuk ke Timnas. Jadi jangan di polemik," kata Arya semabri tersenyung. 

"Mengenai pemain naturalisasi, sepanjang punya darah Indonesia baik dari nenek atau kakeknya, dari pihak ibu dan bapaknya maka dia punya hak. Diaspora juga punya hak," imbuhnya.

Sejak PSSI banyak melakukan naturalisasi pemain memang kerap bermunculan pendapat pro dan kontra. Yang setuju dengan program ini melihat ada dampak bagus ke permainan Timnas Indonesia.

Sementara bagi mereka yang kontra melihat program naturalisasi cuma mencari cara instan, dan itu bisa berdampak tak bagus kepada pemain lokal.