3 Hal Racun Kalajengking dengan 'Potensi Luar Biasa'

Kalajengking menghasilkan racun dengan harga tinggi. - BBC
Sumber :
  • bbc


Tumor otak, salah satu organ tubuh yang sulit diterobos obat tertentu. - Science Photo Library

"Beberapa ilmuwan menggunakan sebagai terapi kanker yang baru karena sifatnya cepat dan ukuran yang tak besar (molekulnya) dan bisa masuk dengan cepat ke bagian tubuh yang relatif susah dijangkau oleh obat yang berukuran lebih besar. Biasanya obat kanker itu molekulnya besar," kata Rama.

"Jadi pengobatan dengan racun kalajengking digunakan karena ukurannya lebih kecil yang susah ditembus oleh obat kanker konvensional."

Rama, dosen dari Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati, ITB, mengatakan racun kalajengking saat ini dipakai sebagai cikal bakal obat masa depan.

"Di masa depan, ini jadi salah satu sumber obat masa depan yang luar biasa. Potensinya luar biasa," kata Rama dan menyatakan tak hanya racun atau bisa kalajengking tapi juga binatang lain.

"Pepida (racun) jenis ini ukurannya kecil dan efek sampingnya kecil. Umurnya pendek dan tak ada istilah kecanduan," tambahnya.

Cara mengambil bisa kalajengking


Di sejumlah negara seperti Kamboja, kalajengking diperjual belikan untuk dimakan. - Reuters

Di sejumlah tempat, kalajengking diternak untuk diambil racunnya guna pengobatan sengatan kalajengking, termasuk di sejumlah negara seperti Afrika.

Pengambilan racun dilakukan dengan kejut listrik di ujung ruas-ruas ekor dengan hasil yang sangat sedikit.

"Saat menghasilkan racun, proses fisiologinya sangat mahal untuk dibuat oleh binatang itu karena kaitan dengan makanan, bukan seperti kita menghasilnya keringat. Jadi prosesnya mahal dan energinya tinggi."

"Belum ada yang menyebutkan berapa tahun binatang ini bisa (diambil racunnya). Bila diambil racunnya, umurnya akan berkurang dan (proses menghasilkan racun) bukan sehari-hari yang dilakukan binatang itu."

Kalajengking biasanya menghasilkan racun untuk membela diri atau saat ketakutan dan mencari mangsa.

"Jumlahnya 0,06 mg sampai 0.25 mg sekali dapat, lewat kejutan listrik. Jadi tak bebitu banyak."


Ekor kalajengking tempat racun dihasilkan - Science Photo Library

Racun bisa diambil paling banyak tiga kali seminggu, tapi menurut Rama, sudah terlalu banyak untuk ukuran kalajengking, yang hidup antara dua sampai tujuh tahun.