Aplikasi LASAPI Buatan Alumni Australia ini Bantu Peternak di Sulsel

drh. Mappamancu, M. Anim., Sc. Layanan Selular Peternakan Terintegrasi (LA SAPI) ciptaannya telah melayani 15 ribu petani dan peternak di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.
Sumber :
  • abc

"Layanan LASAPI punya tagline 5 BAPER singkatan dari Bantu Peternak yakni bantu peternak menjual ternak, membeli ternak, mendapat layanan kesehatan hewan, bantu peternak seputar manajemen pertanian/peternakan dan bantu peternak dalam layanan penggaduhan ternak," rinci Mappamancu.

Layanan LASAPI juga memudahkan peternak dan masyarakat umum untuk berinteraksi dan membangun komunikasi dengan DPKH Sinjai tanpa mengganggu aktivitas keseharian mereka.

Mappamancu Daeng Ngirate (kiri) menjadi salah satu dari 15 nominasi penghargaan PNS Inspiratif 2018 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).

Australian Embassy Indonesia

"Setiap ada jadwal pelayanan seperti kartunisasi ternak, kami akan sebar informasi lokasi dan jam pelayanan kami ke seluruh nomor yang terdaftar di database kami."

"Jadi kalau dulu peternak sering beralasan tidak tahu atau informasinya tidak sampai, kini tidak lagi sebaliknya peternak merasa terbantu karena diingatkan lewat HP mereka. Target kinerja DPKH juga ikut terdongkrak dengan sistem ini," tuturnya.

"Dulu kalau peternak hendak jual ternaknya paling hanya tetangga di dusun atau tengkulak yang tahu, karena itu mereka tidak punya daya tawar."

"Tengkulak memonopoli pembelian dan penjualan ternak warga. Tapi setelah ada LASAPI mereka tinggal kirim info ke SMS center LASAPI, nanti tim operator akan membroadcast info dan kontak mereka ke seluruh nomor yang terdaftar di database kami."

"Hasilnya, rata-rata 3 hari ternak sudah terjual dengan harga yang memuaskan para peternak."

Berkat inovasi Layanan LASAPI, Mappamancu Daeng Ngirate, berhasil masuk dalam nominasi 15 Pegawai Negeri Sipil (PNS) Inspiratif Se-Indonesia tahun 2018 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dengan menyisihkan lebih dari 4000 PNS berprestasi lainnya.

Tahun 2019 ini, Mappamancu berambisi untuk mengembangkan layanan LASAPI tidak hanya melalui sistem berbasis short message service (SMS) broadcast saja tapi juga dapat menjangkau layanan broadcast message berbasis android.

"Layanan melalui SMS akan tetap kami lanjutkan, tapi saya menilai sudah waktunya kemudahan yang ditawarkan layanan LASAPI tidak hanya dikenal di Sinjai tapi juga di seluruh Indonesia. Untuk itu kami sedang mengembangkan LASAPI berbasis Android." pungkasnya.