Palapa Ring Paket Timur Segera Teken Kontrak

Ilustrasi Palapa Ring.
Sumber :
  • Sekretarian Negara

VIVA.co.id – Palapa Ring Paket Barat dan Tengah sudah memiliki dana pembangunan untuk menggelar jaringan tulang punggung serat optik. Sementara untuk Paket Timur, pemerintah menargetkan terealisasi pada akhir tahun 2016.

"Untuk Palapa Ring Paket Timur belum tahu, saya belum dengar (dapat informasinya). Tapi, harus tahun ini," ucap Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara ditemui di acara penandatanganan proyek Palapa Ring Paket Tengah di Grand Hyatt, Jakarta, Senin, 29 Agustus 2016.

Palapa Ring dibagi menjadi tiga wilayah, yaitu Paket Barat, Paket Tengah, dan Paket Timur. Untuk Paket Barat telah mendapat dana dari Bank Mandiri sebesar Rp875 miliar dan Paket Tengah dapat Rp975 miliar dari Indonesia Infrastructure Finance (IIF), Bank Negara Indonesia (BNI), dan Sarana Multi Infrastruktur (SMI).

Sementara untuk Palapa Ring yang baru diketahui pemenang tender pada bulan kemarin diumumkan, belum mendapatkan dana pembangunan. Rudiantara menyebutkan kalau untuk dana tersebut akan dilakukan kontrak pembangunan terlebih dahulu dengan pemenang tender.

"Kontrak dulu di bulan September. Setelah itu, tinggal tunggu financial closing, seperti model ini (sekarang). Tapi, itu harus tahun ini juga," ujarnya menambahkan.

Sebagai informasi, ada tiga paket proyek Palapa Ring. Pertama, adalah Paket Barat yang menjangkau wilayah Riau dan Kepulauan Riau (sampai dengan Pulau Natuna), dengan total panjang kabel serat optik sekitar 2.000 kilometer. Paket Barat dimenangkan oleh Konsorsium Mora Telematika Indonesia-Ketrosden Triasmitra.
 
Kedua, Paket Tengah yang menjangkau wilayah Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku Utara (sampai dengan Kepulauan Sangihe-Talaud) dengan total panjang kabel serat optik sekitar 2.700 kilometer. Pada Paket Tengah dimenangkan oleh Konsorsium Pandawa Lima.
 
Ketiga, Paket Timur yang menjangkau wilayah Nusa Tenggara Timur, Maluku, Papua Barat, dan Papua (sampai dengan pedalaman Papua) dengan total panjang kabel serat optik sekitar 6.300 kilometer.

Keberadaan Palapa Ring diharapkan dapat menyediakan akses internet mencapai 20 Mbps di perkotaan dan 10 Mbps di pedesaan. Pemerintah menargetkan bahwa proyek nasional tersebut dapat dirasakan pada tahun 2019.

(mus)