Kominfo: Waspada Ransomware Saat Perkantoran Buka Besok

Ilustrasi.
Sumber :
  • www.pixabay.com/Pixies

VIVA.co.id – Kementerian Komunikasi dan Informatika mengingatkan, semua orang, baik individu, perusahaan, kementerian, lembaga serta organisasi lainnya melakukan antisipasi dan pencegahan dari serangan WannaCry ransomware

Apalagi, kantor-kantor akan buka besok, Senin, 15 Mei 2017. "Mohon diwaspadai dan antisipasi untuk pencegahan dari serangan malware WannaCry." Imbauan itu dilansir Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika, dalam siaran pers, Minggu, 14 Mei 2017. 

Kementerian Kominfo meminta setiap organisasi, khususnya kementerian dan lembaga pemerintah agar memiliki Tim Penanganan Insiden Keamanan Komputer/Informasi atau Insident Security Response Team (ISRT) untuk penanganan keamanan teknologi informasi dan internet. Keberadaan ISRT sangat penting utamanya pada lembaga atau sektor strategis nasional. 

Penularan dapat melalui penyebaran file attachment email dan link ke situs Malware, bukan hanya lewat penyebaran melalui jaringan. 

Saat ini, belum ada solusi yang paling cepat dan jitu untuk mengembalikan file-file yang sudah terinfeksi Wannacry. Akan tetapi memutuskan sambungan internet dari komputer yang terinfeksi akan menghentikan penyebaran WannaCry ke komputer lain yang rentan atau vulnerable

Dalam siaran pers bernomor 56/HM/KOMINFO/05/2017 tentang Antisipasi terhadap Ancaman Malware Ransomware Jenis WannaCRY itu disebutkan, fenomena serangan siber terjadi di beberapa negara, termasuk Indonesia. 

Serangan siber ini bersifat tersebar dan massif, serta menyerang sumber daya sangat penting. Lantaran itu, serangan ini pun bisa dikategorikan teroris siber.

Serangan siber yang menyerang Indonesia berjenis ransomware. Ransomware adalah sebuah jenis malicious software atau malware yang menyerang komputer korban, dengan cara mengunci komputer korban atau meng-encrypt semua file yang ada, sehingga tidak bisa diakses kembali. 

Tahun ini, sebuah jenis ransomware baru telah muncul dan diperkirakan bisa memakan banyak korban. Ransomware baru ini disebut Wannacry. Wannacry ransomware mengincar PC berbasis Windows yang memiliki kelemahan terkait fungsi SMB (Server Message Block) yang dijalankan di komputer tersebut.