Kotoran Bayi Bisa Prediksi Kecerdasan Seseorang

Ilustrasi popok bayi
Sumber :
  • pixabay/Ajale

VIVA.co.id – Soal kepintaran dan kecerdasan seseorang biasanya diketahui setelah ia dewasa, dengan melakukan tes Intelligence Quotient (IQ). Kini, seorang ilmuwan dari UNC School of Medicine Amerika Serikat, Rebecca Knickmeyer, menemukan cara dini mengetahui kecerdasan seseorang, dengan melakukan tes pada kotoran bayi.

Dilansir dari laman Mirror, Selasa 25 Juli 2017, Knickmeyer mengumpulkan sebanyak 89 sampel kotoran bayi berusia satu tahun. Setahun kemudian, barulah Knickmeyer menguji kotoran tersebut dan dianalisis dengan tingkat kognitif setiap anak.

Sampel dibagi menjadi tiga kategori, Kategori didasarkan pada komposisi bakteri sampel. Knickmeyer pun menyimpulkan bahwa anak-anak dengan keragaman mikrobiom yang lebih tinggi pada kotoran, menunjukkan kemampuan kognitif yang lebih rendah. Mikrobiom merupakan mikroorganisme di lingkungan tertentu, seperti usus.

"Ini adalah pertama kalinya sebuah pengaitan antara komunitas mikroba dan perkembangan kognitif telah ditunjukkan pada manusia," ujar Knickmeyer.

Hubungan antara bakteri usus dan kemampuan kognitif telah ditemukan pada hewan pengerat, namun ini merupakan temuan pertama kali yang serupa ditemukan pada manusia.

Tapi, Knickmeyer menegaskan masih terlalu dini untuk menginstruksikan orang tua mulai menimbun probiotik untuk anak-anak mereka.

"Ini adalah langkah pertama. Kami tidak benar-benar pada titik di mana kita bisa mengatakan, mari kita memberi setiap orang probiotik tertentu" ujar Knickmeyer. (ase)