Pengguna Windows 10 Bisa Dibobol Hacker Lewat Satu Dokumen

Windows 10.
Sumber :
  • www.pixabay.com/ArtificialOG

VIVA – Pengguna Windows 10 disarankan untuk menginstal pembaruan terbaru sesegera mungkin. Microsoft baru saja mengeluarkan pembaruan, setelah muncul masalah keamanan yang membuat peretas bisa membajak komputer pengguna hanya dengan satu dokumen.

Kelemahan ini memungkinkan para peretas untuk memanipulasi kode font Windows 10, sehingga komputer pengguna akan dengan mudah dibajak. Para peretas dapat melakukannya dengan mendorong pengguna untuk membuka sebuah dokumen yang dibuat khusus.

Biasanya dokumen tersebut dikirim melalui email atau melalui aplikasi pesan. Para ahli bahkan menduga peretas bisa langsung mengeksploitasi perangkat pengguna, bahkan jika dokumen tersebut hanya dilihat melalui panel pratinjau.

Dilansir The Sun, Jumat, 17 April 2020, penjahat dunia maya yang mengksploitasi celah ini dapat menginstal program di komputer pengguna. Mereka juga dapat melihat atau menghapus data pribadi, bahkan membuat akun atas nama pengguna.

Jika komputer pribadi atau PC pengguna kebetulan sedang terhubung ke WiFi rumah, maka celah itu juga bisa membuat peretas mengambil keuntungan dari lebih banyak data dan perangkat yang tersambung ke jaringan internet yang sama. Pembaruan yang dikiirm oleh Microsoft bertujuan untuk melindungi pengguna dari ancaman baru yang ditemukan.

Pembaruan itu sebenarnya berisi perbaikan untuk lebih dari 100 masalah keamanan. Empat masalah yang mempengaruhi Windows 10 diketahui dieksploitasi oleh peretas, termasuk yang disebutkan di atas. Untuk memastikan pembaruan keamanan Windows terbaru di komputer, buka Settings> Update & Security> Windows Update> Check For Updates On Your PC.