Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Rabu, 20 Mei 2020 | 15:54 WIB

Waspada, Penjahat Incar Uang THR di Dunia Maya

Foto :
  • wartaekonomi
Ilustrasi belanja online. (FOTO: BRI)

Idulfitri adalah momen perayaan besar bagi Muslim di dunia, termasuk Indonesia. Namun, semenjak terjadi pandemi, seluruh momentum Idulfitri, seperti berkumpul dengan keluarga dan mengunjungi kerabat telah terbatas, bahkan hingga tradisi belanja Lebaran sekarang bergeser secara online.

"Indonesia merupakan salah satu negara dengan penduduk Muslim terbanyak menjadikan Idulfitri sebagai bagian dari perayaan suci masyarakatnya. Tidak mengherankan, para pelaku kejahatan siber pun menganggapnya demikian," ujar Dony Koesmandarin, Territory Channel Manager Kaspersky untuk Indonesia dalam keterangan tertulisnya, Rabu (20/5/2020).

Baca Juga

Selama liburan, orang melakukan lebih banyak berbelanja usai mendapat THR. Yang berarti, lebih banyak pula target yang menggoda para pelaku kejahatan siber. Dalam situasi sepert ini, setiap orang harus mengetahui kemungkinan pesan phishing, misalnya tautan daring yang tidak boleh diklik atau lampiran tak terduga yang berisi malware.

Tinjauan ancaman Kaspersky untuk kuartal pertama 2020 (Januari-Maret) di Indonesia menunjukkan 25,7% pengguna komputer hampir terpengaruh oleh ancaman berbasis web. Ancaman penjelajah web adalah metode utama untuk menyebarkan program berbahaya, seperti mengeksploitasi kerentanan di peramban dan plugin mereka (unduhan drive-by) dan rekayasa sosial.

Statistik ini sebenarnya mengungkapkan perubahan lebih baik dalam lanskap ancaman Indonesia dibandingkan periode yang sama tahun lalu, di mana jumlah ancaman web berjumlah 30,1%. Statistik tersebut sekaligus menempatkan Indonesia di peringkat ke-46 di dunia dalam hal bahaya terkait berselancar di web.

Lihat artikel asli
Topik Terkait
Saksikan Juga
Hati-hati Belanja Online, Ini Tips Amannya
DIGITAL - lewat 3 tahun lalu
Terpopuler