Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Pilkada

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Lintas

Informasi

Tekan Lonjakan Angka Bunuh Diri Lewat Pesan Online

Sabtu, 24 Oktober 2020 | 09:04 WIB
Foto :
  • Pexels
Ilustrasi bunuh diri.

Tak disangka, Jepang menjadi salah satu negara yang angka bunuh dirinya tinggi. Sebuah studi OECD baru-baru ini menemukan bahwa orang Jepang masuk ke dalam golongan orang-orang yang menderita keterasingan, saat mengukur kontak yang dimiliki individu dengan orang lain.

Data pemerintah Jepang dan PBB mencatat sekitar 50 kasus bunuh diri setiap harinya di negara itu. Seorang wanita dibunuh setiap tiga hari sekali oleh pasangannya atau mantan pasangannya, dan sebanyak 160 ribu kasus pelecehan anak dilaporkan dalam satu tahun.

Baca Juga

Baca: Genjot Layanan Online Ketika Pandemi

Kasus bunuh diri selebritas juga meningkat di tahun ini. Tak pelak, angka bunuh diri yang meningkat di kalangan remaja Jepang membuat gelisah Koki Ozora. Pemuda berusia 21 tahun yang juga mengaku pernah tumbuh dalam kesepian dan depresi.

Organisasi nonprofit miliknya, "Anata no Ibasho" atau "Sebuah Tempat Untukmu" dijalankan seluruhnya oleh para relawan. Anata no Ibasho menawarkan layanan pesan singkat 24 jam secara online bagi mereka yang mencari pendengar setia, sekaligus teman bercerita untuk menjawab setiap permintaan – bahkan dalam waktu lima detik untuk situasi mendesak.

Layanan pesan online berbahasa Jepang ini telah berkembang sejak Maret dan kini telah beranggotakan 500 relawan.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpopuler