Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Lintas

Informasi

Beralih ke Cloud Publik Tanpa Khawatir Soal Keamanan

Kamis, 26 November 2020 | 00:22 WIB
Foto :
  • YourStory
Ilustrasi cloud.

VIVA – Check Point Software Technologies Ltd (NASDAQ: CHKP), penyedia terkemuka solusi keamanan dunia maya secara global, resmi mengumumkan bahwa kantor pusat untuk wilayah Asia Pasifiknya, yang berlokasi di Singapura, telah berinvestasi dalam kapabilitas cloud geofenced lokal untuk membantu organisasi-organisasi di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, menjaga beban kerja cloud mereka tetap aman, sambil tetap memenuhi persyaratan residensi dan kepatuhan data lainnya, seperti MAS TRM, HIPPA, GDPR, NIST dan PCI-DSS.

Saat organisasi beralih ke cloud publik, mereka perlu memastikan bahwa lingkungan dan beban cloud publiknya, telah mengikuti praktik keamanan yang terbaik dan memenuhi standar kepatuhan. Karena sifat cloud adalah dinamis dan cekatan, maka praktik kepatuhan yang berkelanjutan dan remediasi otomatis kesalahan konfigurasi, perlu untuk diterapkan.

Baca Juga

Solusi Manajemen Postur Keamanan Cloud CloudGuard merupakan bagian dari Check Point CloudGuard Cloud Security platform. Solusi ini menampilkan GSL Builder yang unik, yang memberi manfaat keamanan bagi organisasi ketika menggunakan cloud publik, sambil tetap memenuhi standar residensi dan kepatuhan data secara sederhana dan efisien. Bahkan selama migrasi cloud dan berada di lingkungan multi-cloud, pelanggan dapat tetap patuh dengan melihat dan memodifikasi lingkungan cloud mereka berdasarkan rekomendasi yang diberikan dari solusi tersebut.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpopuler