Apple 'Hukum' Rusia

VK, media sosial asal Rusia.
Sumber :
  • vk.com

VIVA Tekno – Sebagai buntut dari sanksi yang diterapkan oleh pemerintah Inggris terhadap oligark di Rusia, terpaksa sang beruang merah harus merasakan lagi pemblokiran oleh perusahaan besar teknologi di dunia.

Hal ini bertalian dengan referendum palsu yang baru-baru ini diadakan Rusia di beberapa bagian Ukraina. Sanksi tersebut mempengaruhi 23 eksekutif di Gazprombank, sebuah bank Rusia yang memiliki hubungan dengan VK.

Kali ini, giliran Apple untuk menghapus aplikasi iOS milik VK, perusahaan teknologi asal Rusia dari Apple App Store secara global.

Hal ini diungkapkan oleh VK melalui situs resminya yang mengungkapkan bahwa Aplikasi milik mereka telah diblokir oleh Apple.

Selain itu, Juru Bicara Apple Adam Dema juga telah mengonfirmasi kabar tersebut bahwa aplikasi milik VK telah dihapus dari App Store, seperti dilansir dari situs The Verge, Kamis, 29 September 2022.

"Aplikasi ini didistribusikan oleh pengembang yang dimiliki mayoritas atau dikendalikan mayoritas oleh satu atau lebih pihak yang disanksi oleh pemerintah Inggris," kata Dema dalam sebuah pernyataan.

“Untuk mematuhi sanksi ini, Apple menghentikan akun pengembang yang terkait dengan aplikasi ini, dan aplikasi tidak dapat diunduh dari App Store mana pun, di mana pun lokasinya. Pengguna yang telah mengunduh aplikasi ini dapat terus menggunakannya.” Timpalnya.

Menanggapi pemblokiran tersebut, Kementerian Perdagangan Digital Rusia mengatakan bahwa mereka sedang menyelidiki alasan untuk menghapus aplikasi VK dan akun pengembang, menggarisbawahi signifikansi sosial dan skala penggunaan layanan yang disediakan oleh perusahaan Rusia.

Sejak Rusia menginvasi Ukraina awal tahun ini, isu soal pemblokiran memang tidak dapat dilepaskan dari sana, sebelumnya pemerintahnya telah memblokir beberapa situs media sosial Amerika, termasuk Instagram, Facebook, dan Twitter.

Di sisi lain, Amerika Serikat dan pemerintah lain pada gilirannya telah memberikan sanksi kepada banyak individu dan bisnis yang berafiliasi dengan pemerintah Rusia, termasuk CEO VK Group dan sekutu Putin Vladimir Kiriyenko.

Sebagai informasi tambahan, VK merupakan perusahaan internet terbesar kedua di Rusia setelah Yandex, Google versi negara beruang merah yang telah hadir sejak tahun 2006.

Bersamaan dengan penghapusan aplikasi VK oleh Apple, maka artinya pengguna iPhone tidak akan lagi memiliki akses ke aplikasi untuk situs paling populer kelima di Rusia, serta aplikasi lain dari VK seperti Mail.ru, VK Music, dan iklan baris Youla.

Adapun, VK bukanlah yang pertama, sebelumnya media pemerintah Rusia, RT News dan Sputnik News, tidak lagi tersedia untuk diunduh dari Apple Store di luar Rusia.

Selain itu, Apple sendiri juga telah angkat kaki dari Rusia sejak bulan Maret lalu, dan berkemungkinan besar, iPhone 14 nampaknya akan absen di pasar negara beruang merah tersebut.

"Kami sangat prihatin dengan invasi Rusia ke Ukraina dan mendukung semua orang yang menderita akibat kekerasan itu," kata Apple dalam sebuah pernyataan.