NASA Kenang Momen Teleskop Sapu Jagat Kirim Gambar Pertama

James Webb Space Telescope (JWST).
Sumber :
  • European Space Agency

VIVA Tekno – Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat atau NASA merayakan momen satu tahun James Webb Space Telescope (JWST) saat pertama kali membagikan gambar sains.

Pada 12 Juli 2022, JWST mengirimkan kembali gambar penuh warna dan data spektroskopi pertamanya sebagai awal peresmian operasi sains.

Gambar pertama observatorium menangkap pandangan baru dari objek kosmik yang menakjubkan dan mengintip ke kedalaman alam semesta yang jauh.

Gambar perdana yang berhasil diungkap JWST adalah Carina dan Nebula Cincin Selatan – kelompok yang disebut Stephan's Quintet dan spektrum planet gas raksasa yang disebut WASP-96 b.

Sejak saat itu, teleskop sapu jagat ini terus mengungkap wawasan baru yang luar biasa tentang alam semesta, termasuk penemuan galaksi tertua yang pernah dicitrakan, menurut situs Space, Kamis, 13 Juli 2023.

Tebing kosmik di Nebula Carina

Photo :
  • NASA, ESA, CSA, and STScI)

JWST harus bekerja keras mengumpulkan data di alam semesta. Hanya dalam satu tahun, para peneliti telah menerbitkan lebih dari 750 lembar literatur ilmiah peer-review menggunakan atau mengutip data darinya, menurut Space Telescope Science Institute.

Dari beberapa data galaksi pertama alam semesta hingga pemahaman yang lebih baik tentang tata surya kita sendiri, teleskop menyapu jagat itu mulai memenuhi janjinya untuk mengamati alam semesta lebih detail dari sebelumnya.

Sejauh ini, JWST telah menyelesaikan ratusan proyek penelitian, termasuk yang terkait dengan mengumpulkan galaksi terjauh karena lamanya waktu yang membutuhkan cahaya untuk mencapai kita, termasuk dalam kategori galaksi pertama di alam semesta.

Teleskop berhasil menangkap galaksi sejauh 13,4 juta tahun cahaya, hanya 320 juta tahun setelah Big Bang. Beberapa galaksi ini memiliki kualitas yang mengejutkan, seperti ukuran besar yang tidak terduga atau tingkat pembentukan bintang yang lebih tinggi dari yang diperkirakan.

Stephan’s Quintet.

Photo :
  • NASA.gov

Area lain yang telah dibuat JWST adalah penelitian planet ekstrasurya, termasuk pengukuran atmosfer planet ekstrasurya yang terperinci, misalnya yang ada di sistem TRAPPIST-1 – kelompok yang terdiri dari tujuh planet ekstrasurya berjarak sekitar 40 tahun cahaya yang mengorbit bintang kecil.

Sistem ini adalah kumpulan exoplanet seukuran Bumi terbesar yang diketahui di 'zona layak huni'. exoplanet seukuran Bumi terbesar yang diketahui di 'zona layak huni'. Ilmuwan berpikir mungkin ada kondisi yang dapat menopang kehidupan.

Dalam penelitian yang diterbitkan pada bulan Maret, para peneliti menggunakan data radiasi infra merah dari ledakan kedua, atau ketika sebuah planet lewat di belakang TRAPPIST-1, untuk mengetahui bahwa itu merupakan planet terdalam tanpa atmosfer.

JWST juga telah membuat beberapa penemuan mengejutkan di sabuk asteroid kita. Dalam sebuah penelitian, para peneliti menggunakan teleskop raksasa itu untuk mengidentifikasi komet pertama yang diketahui dikelilingi oleh uap air di sabuk asteroid. 

Bukan hanya kualitas pengamatan yang luar biasa, peluncuran teleskop juga dikatakan berjalan sangat baik sehingga menghemat lebih banyak bahan bakar daripada yang diperkirakan para ilmuwan. 

Meskipun NASA pernah berpikir bahwa JWST hanya bisa bertahan sekitar 10 tahun atau kurang, sekarang diperkirakan teleskop akan terus beroperasi selama 20 tahun, hingga 2040.