Bandung Bikin Aplikasi Layad Rawat, Dokter Datangi Pasien

Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, meluncurkan aplikasi Layad Rawat.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Syaefullah

VIVA.co.id – Pemerintah Kota Bandung resmi meluncurkan aplikasi 'Layad Rawat', sebuah inovasi untuk memberikan pelayanan dasar kesehatan kepada masyarakat. Dengan aplikasi itu, dokter mendatangi langsung ke rumah orang yang sedang sakit.

Program tersebut terinspirasi dari banyaknya kasus pasien yang tidak tertolong karena keterbatasan fasilitas ruangan di rumah sakit.

Melalui program ini, 1.598 petugas kesehatan yang terdiri atas 87 dokter, 184 bidan, dan 23 ahli gizi akan diterjunkan ke masyarakat untuk merawat orang yang sakit.

Sesuai dengan namanya, Layad Rawat, tim medis akan mendatangi rumah pasien yang memerlukan bantuan. Untuk memanggil tim medis ini, warga tinggal menelepon 119 (bebas pulsa).

Nantinya, akan ada petugas yang menghubungkan pasien ke puskesmas terdekat untuk langsung ditindaklanjuti puskesmas tersebut.

"Konsep baru pembangunan hari ini adalah negara yang mendatangi warga, tidak selalu warga yang mendatangi negara untuk mendapatkan pelayanan," kata Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, di Balai Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu, 26 Juli 2017.

Program Layad Rawat difasilitasi dengan 11 ambulans motor yang ditempatkan di delapan puskesmas 24 jam serta Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Pelayanan Kesehatan Mobilitas (Yankesmob) di Kota Bandung.

Dengan begitu, tim medis akan langsung bersiap menggunakan ambulans motor jika ada panggilan melalui 119 dari warga. (ren)