Layanan WhatsApp Ini Hanya untuk Kalangan Tertentu

WhatsApp.
Sumber :
  • PDQ Wire

VIVA – WhatsApp akhirnya menambah kemampuan untuk mentransfer data secara langsung dari perangkat iOS ke Android. Fitur in-demand itu akan memberi kemampuan pengguna memindahkan seluruh riwayat obrolan dan pesan mereka dari iPhone ke ponsel Android dengan menghubungkan handset keduanya melalui kabel.

Akan tetapi, untuk memakainya pengguna harus membeli ponsel baru karena fitur ini hanya tersedia di perangkat Samsung Galaxy yang sudah menjalankan sistem operasi atau OS Android 10 ke atas.

Fitur transfer WhatsApp akan tersedia melalui aplikasi 'Smart Switch Samsung', sehingga membuat perpindahan dari iOS ke Android jauh lebih mudah. Karena sebelumnya mentransfer riwayat percakapan WhatsApp antar perangkat memerlukan penggunaan cadangan Google Drive atau iCloud.

Meskipun fitur WhatsApp hanya tersedia untuk pengguna Samsung, namun kabar baiknya adalah fitur ini akan tersedia lebih luas di masa mendatang, seperti dikutip dari laman Express, Senin, 6 September 2021.

"Ingin mengambil riwayat WhatsApp Anda dengan aman dari satu platform ke platform lain? Kami sedang berupaya untuk memungkinkan hal itu yang dimulai dengan perangkat @SamsungMobile. Dan, itu segera datang ke @Android dan ponsel iOS," kata Kepala WhatsApp dan Facebook, Will Cathcart.

Ia juga menyebut salah satu fitur yang paling banyak diminta adalah memungkinkan mentransfer riwayat obrolan dari satu sistem operasi ke sistem operasi lain saat mengganti ponsel. WhatsApp telah bekerja keras dengan sistem operasi dan produsen perangkat untuk membangunnya dengan cara yang aman dan andal.

"Kami sangat senang mulai meluncurkan kemampuan untuk memindahkan riwayat WhatsApp Anda dari iOS ke Android. Untuk tahap awal, fitur ini tersedia di semua perangkat Samsung yang menjalankan Android 10, atau lebih tinggi, dan akan segera tersedia di lebih banyak perangkat Android," jelas Cathcart.

Sebelumnya, WhatsApp didenda 225 juta Euro atau Rp3,8 triliun oleh Komisi Perlindungan Data Pribadi (Data Protection Commission/DPC) Republik Irlandia karena melanggar aturan perlindungan data di Uni Eropa.

Lembaga pengawas yang berbasis di Dublin ini mengumumkan keputusan tersebut setelah penyelidikan selama tiga tahun pada aplikasi itu. Mereka memerintahkan platform milik Facebook itu supaya memperbaiki kebijakannya melindungi data pribadi. WhatsApp lalu melawan dan secepatnya akan mengajukan banding.