Metaverse Indonesia Butuh Platform Internet Berteknologi Web 3.0

Pelayanan publik berbasis metaverse.
Sumber :
  • VIVA/Muhammad Naufal

Sementara, Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika, yang juga Ketua Digital Economy Working Group (DEWG) Presidensi G20, Mira Tayyiba menambahkan bahwa kerja sama berbagai pihak, seperti WIR Group dan APJII sebagai pelaku industri digital merupakan salah satu bentuk kolaborasi untuk pengembangan ekosistem digital nasional dan mendukung komitmen Pemerintah Republik Indonesia dalam mewujudkan transformasi digital yang inklusif, memberdayakan dan berkelanjutan.

"Teknologi digital telah menjadi komponen utama dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, Pemerintah Indonesia juga berkomitmen untuk mempercepat transformasi digital yang inklusif, memberdayakan, dan berkelanjutan," ujar Mira Tayyiba.

Sementara International Bussines & Government Relations Director WIR Group Yasha Chatab menjelaskan langkah sinergis WIR Group dan APJII ini dapat memberikan manfaat yang maksimal.

"Kerja sama dengan APJII merupakan langkah yang strategis karena dengan hadirnya platform teknologi berbasis Web 3.0 ini akan mendukung upaya kami dalam pengembangan metaverse Indonesia. Kami optimistis dukungan APJII dalam pengembangan infrastruktur pada platform internet berbasis Web 3.0 selain akan membantu kami dalam menampilkan visualisasi metaverse di ajang Presidensi G20, dan juga akan langsung dirasakan masyarakat dan mempercepat upaya transformasi digital di Indonesia," imbuhnya.

Ke depannya, Yasha berharap kolaborasi WIR Group dan APJII menghadirkan solusi digital terbaik bagi semua pemangku kepentingan di tanah air maupun di luar negeri, dan dapat berkontribusi positif dalam pengembangan ekonomi digital di Indonesia yang telah dicanangkan pemerintah, di mana metaverse menjadi salah satu kekuatan ekonomi digital Indonesia di masa depan. (ant)