Lintasarta Siap Inkubasi 10 Startup, Ada Kamar Pas Virtual

LIntasarta kerja sama co working space untuk startup dengan ITB
Sumber :
  • Lintasarta

VIVA.co.id – Ajang Lintasarta Appcelerate yang telah dilakukan oleh perusahaan tersebut telah memilih 10 startup yang dianggap paling canggih. Seluruh startup itu akan masuk program inkubasi.

Program inkubasi yang akan dijalankan membutuhkan waktu sekitar tiga bulan. Seluruh startup yang terpilih akan mendapatkan mentoring, pengembangan dan peningkatan komersial, kerja sama Lintasarta dengan Lembaga Pengembangan Inovasi Kewirausahaan, Institut Teknologi Bandung (LPIK ITB).

Dijelaskan pihak Lintasarta, dalam keterangan resminya, Sabtu, 23 Juli 2016, setidaknya ada 55 proposal bisnis yang masuk ke Appcelerate. Proses seleksi tahap pertama menghasilkan 25 tim, sampai akhirnya mengerucut kembali menjadi 10 tim dalam seleksi tahap kedua.

“Lintasarta Appcelerate merupakan ajang yang tepat bagi para startup muda Indonesia untuk bersaing dengan para startup dunia. Kami melihat potensi dan semangat yang besar dari mereka semua,” ujar Presiden Direktur Lintasarta, Arya Damar.

Sepuluh startup tersebut adalah Eragano (End-To-End Solution For Smallholder Farmer), Around Indonesia (one stop application untuk objek pariwisata di Indonesia), Bilik Gaya (aplikasi Virtual Fitting Room atau kamar pas virtual untuk online shopper), dan Biops Agro Tekno (monitoring dan controlling untuk para petani green house).

Selain itu, Cuan atau Catatan Keuangan Aman dan Nyaman (membantu pengelolaan keuangan UMKM), Lumen Helpdesk (robot Helpdesk lewat pesan instan), Gintara atau Gerbang Logistik Nusantara (menghasilkan proses logistik, tercepat, termurah, dan teraman), Charm (analisis pelanggan di media sosial), Sembako Mart (aplikasi toko kelontong untuk konsumen sekitar), dan Energo (penghematan energi untuk kontraktor bangunan).

Lintas Appcelerate adalah ajang membuat rencana bisnis dalam bentuk inovasi produk atau aplikasi digital, seperti mobile application, yang memiliki nilai bisnis dan dapat diterapkan untuk mendukung berbagai sektor industri, banking, financial, oil & gas, plantation, manufacture, e-health, logistic, transportation, maritim, dan tourism.

Proposal atau rencana bisnis yang diajukan dinilai dengan parameter application originality atau bukan plagiat dari aplikasi yang sudah ada, problem solving and usefulness, commercial and business value.