NASA Sudah Temukan Jejak Kehidupan Alien di Mars Sejak 1970

Ilustrasi permukaan Planet Mars.
Sumber :
  • www.pixabay.com/ChadoNihi

VIVA – Seorang mantan ilmuwan NASA mengungkap fakta baru terkait dengan keberadaan planet alien. Dia sangat yakin bahwa departemen luar angkasa di Amerika itu telah menemukan adanya jejak kehidupan di planet Mars sejak 1970 lalu.

Dalam sebuah tulisan di blog Scientific American, pria bernama Gilbert Levin itu mengaku pernah bekerja pada misi Viking menuju planet merah itu puluhan tahun lalu. Kala itu, ada data dari Labeled Release (LR) pada 1976, yang menyebut ada bukti pendukung tentang ditemukannya kehidupan di planet Mars itu

“Pada 30 Juli, LR kembali dengan membawa hasil temuan dari Mars. Saya yakin kita telah menemukan bukti adanya kehidupan di Mars pada 1970,” ujar Levin, dikutip dari Fox News, Selasa, 15 Oktober 2019.

Secara menakjubkan, kata Levin, hasilnya sangat positif. Eksperimen itu terus berkembang, total ada empat hasil positif, didukung oleh lima kendali yang bervariasi, disiarkan langsung dari pesawat luar angkasa Viking yang bertengger 4000 mil jauhnya.

Dia menyebut, kurva data mendeteksi adanya respirasi mikroba di Planet Merah. Kurva dari Mars itu serupa dengan yang dihasilkan oleh tes LR tanah di Bumi.

LR, yang dipimpin oleh Levin, mengambil sampel tanah Mars yang mengandung senyawa organik dan ada juga karbon dioksida. Yang mengejutkan, hasilnya tampaknya menunjukkan bahwa karbon dioksida “ kemungkinan sedang diregenerasi oleh mikroorganisme, sama seperti di Bumi.

Namun, Levin tampaknya mengkritik badan antariksa itu karena tidak menindaklanjuti temuan LR. NASA menyimpulkan bahwa mereka telah menemukan substansi Mars yang meniru kehidupan, tetapi itu bukan kehidupan.

"Entah kenapa, selama 43 tahun sejak Viking mendarat, tidak ada tindak lanjut dari NASA untuk kembali ke Mars dan membawa alat deteksi kehidupan di sana. Alih-alih NASA meluncurkan serangkaian misi ke Mars untuk menentukan apakah pernah ada habitat yang cocok untuk kehidupan,” kata Levin.

NASA memang pernah melakukan kunjungan ke Mars beberapa kali, termasuk dengan menggunakan pesawat InSight pada November 2018. Bahkan pada 2012, NASA pernah mengirim Curiosity Rover pada Agustus 2012, yang mendeteksi level gas methane.