Wawancara dengan Bos Mozilla Mitchell Baker

Mitchell Baker, Chairwoman Mozilla
Sumber :
  • VIVAnews/Tri Saputro

Selain itu, kami juga memiliki komunitas yang aktif, dan komunitas ini sudah berdiri sejak awal-awal internet masuk ke Indonesia. Mereka banyak menyebarkan informasi dari mulut ke mulut (word of mouth) kepada para pengguna internet awal lainnya, jadi ini tak lepas dari peran komunitas lokal. Ini merupakan cara yang efektif bagi kami, karena kami pun sebenarnya tidak terlalu mengetahui pasar di sini.

Yang kedua adalah karena produk kami memang bagus. Karena browser kami sangat mudah untuk dikustomisasi (customizable). Indonesia adalah bahasa yang sangat penting bagi kami.

Dengan melakukan lokalisasi, penerjemahan bahasa, kami ingin pengguna menjadi seperti warga negara kelas satu di web. Kini kami telah mengapalkan begitu banyak bahasa, sekitar 72 bahasa, yang didukung oleh komunitas-komunitas lokal termasuk di Indonesia.

Apakah berarti Anda juga tertarik membuat versi dialek dari berbagai bahasa yang ada di Indonesia, seperti misalnya Google menyediakan bahasa Jawa pada mesin pencarinya?
Untuk bahasa tambahan, bahasa dialek, kami sekali lagi ingin agar orang-orang dari bahasa tersebut bisa bergabung untuk bekerja bersama kami dan mendukung untuk menyediakan versi bahasa mereka.

Jadi, bisa saja itu terjadi, saya akan kembali bertanya kepada Viking, apa rencana komunitas di sini, dan apa yang mungkin bisa dilakukan di sini. Kami sepertinya tidak akan melakukan apa yang dilakukan perusahaan lain seperti membuka kantor di sini, merekrut orang-orang untuk mengerjakannya secara tradisional.  

Saya juga sangat tertarik untuk memperluas jangkauan komunitas lokal Mozilla di sini, dan meningkatkan interaksi mereka dengan produk kami. Itu mungkin yang bisa langsung kita lakukan daripada membuat berbagai macam dialek yang berbeda.

Jadi kami berharap komunitas Mozilla di sini akan lebih aktif dan akan lebih memberdayakan diri untuk membangun dan membuat perubahan pada internet.

Berapa banyak tepatnya jumlah pengguna browser Firefox di Indonesia?
Mitchell Baker: Jutaan. Jadi ada dua jenis pengguna Firefox di Indonesia, yakni yang menggunakan Firefox versi bahasa Inggris dan versi bahasa Indonesia.