Surah Al Insyirah: Manfaat dan Keutamaan Membacanya

Ilustrasi Alquran.
Sumber :
  • Freepik

Karena menghadapi masalah yang terus-menerus, Nabi Muhammad menjadi terbiasa dengan kesulitan-kesulitan ini. Tapi, ada hari yang berat dalam hidupnya. dalam kondisi ini, Surah Al Insyirah dan Surah Dhuaa datang untuk menghibur Nabi SAW.

Surah Alquran ini memberikan kabar baik kepada Nabi SAW, bahwa ia akan diberkati dengan tiga berkah. Salah satunya adalah Syarah Sadar; Artinya, dadanya akan terbuka untuk semua yang tersembunyi, nikmat kedua yang dijanjikan Allah kepada Nabi SAW, adalah menghilangkan beban berat dari dalam dirinya, dan yang ketiga membuat nama Anda terkenal di seluruh dunia. Ada nikmat yang dijanjikan Allah kepada Nabi SAW.

Dalam ayat terakhir, Allah memberi tahu Nabi Muhammad SAW bagaimana menyelamatkan diri dari situasi traumatis ini, yang membuat Anda tertekan. Perasaan yang sama diberikan dalam Surah Dhuha, yang juga diturunkan untuk menghibur Nabi Muhammad SAW.

Surah Al Insyirah

Ilustrasi membaca Alquran.

Photo :
  • U-Report

Surah Al-Insyirah merupakan surat Makiyah karena turun di kota Mekkah. Surat Al-Insyirah turun ketika Nabi Muhammad SAW masih tinggal di kota Mekkah dan belum melakukan hijrah ke Madinah.

Surat ini berisikan tentang keutamaan memiliki sikap lapang dada dan sebagai pengingat, bahwa dibalik kesulitan yang sedang dihadapi pasti akan Allah SWT berikan jalan keluarnya.

Surat ini berisi tentang keutamaan dalam bersikap lapang dada dan sebagai pengingat, bahwa setiap kesulitan pasti akan diberikan kemudahan oleh Allah SWT. 

Berdasarkan buku "Alquran hadis kelas VI (Kemenag 2019)", pada ayat 1 dan 2 surat Al Insyirah menerangkan mengenai ketetapan Allah yang telah melapangkan dada Nabi SAW dengan sifat-sifat kenabian dan keutamaan lainnya guna untuk menjaga kesuciannya.

Pada ayat ketiga, Allah mengangkat kesulitan Rasulullah SAW selama menjalankan tugas kerasulannya dan menggantinya dengan kenikmatan. Kemudian, Allah meninggikan Nabi Muhammad bersama dengan asma Allah. Pada ayat-ayat selanjutnya, Allah men

Di ayat-ayat selanjutnya, Allah menjelaskan bahwa di balik kesulitan yang dialami, pasti akan disertai dengan kemudahan. Hal tersebut sejalan dengan perjuangan Nabi SAW yang menghadapi penolakan keras dari kaum musyrikin, namun akhirnya  diberikan kenikmatan yakni berupa kemenangan.