Hukum Merayakan Maulid Nabi, Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat
- Freepik
VIVA – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kembali menjadi perhatian umat Islam setiap memasuki bulan Rabiul Awal. Momen tersebut umumnya diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan, seperti pengajian, pembacaan sholawat, ceramah, hingga kajian mengenai kehidupan dan keteladanan Rasulullah SAW.
Meski telah menjadi tradisi di berbagai daerah, hukum merayakan Maulid Nabi masih kerap menjadi pertanyaan di tengah masyarakat. Sebagian umat ingin mengetahui apakah memperingati kelahiran Rasulullah SAW diperbolehkan dalam Islam atau justru terdapat hal-hal tertentu yang perlu diperhatikan.
Ustaz Adi Hidayat pernah memberikan penjelasan mengenai persoalan tersebut dalam salah satu kajiannya. Menurutnya, pembahasan mengenai Maulid Nabi sebaiknya tidak hanya berfokus pada momentum kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga melihat perbuatan yang dilakukan umat ketika mengisi momentum tersebut.
Ustaz Adi Hidayat Jelaskan Hukum Maulid Nabi
Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa kelahiran seseorang merupakan bagian dari ketetapan Allah SWT. Karena itu, kelahiran itu sendiri tidak dapat secara langsung dikategorikan ke dalam suatu hukum tertentu.
"Apa hukumnya Maulid Nabi? Maulid Nabi nggak ada hukumnya, karena waktu lahirnya Nabi. Bagaimana kita bisa melekatkan hukum pada waktu lahirnya Nabi, lahir ya lahir," ungkap Ustaz Adi Hidayat, dikutip Sabtu 22 Agustus 2026.
Ia kemudian menerangkan bahwa dalam perspektif hukum Islam, penilaian lebih berkaitan dengan tindakan yang dilakukan manusia secara sadar. Dengan kata lain, bukan waktu atau kelahiran seseorang yang menjadi objek penilaian hukum, melainkan aktivitas yang dilakukan.
"Hukum itu terletak pada perbuatan seseorang bukan pada kelahiran seseorang. Ketika dia berbuat dengan aspek kesadarannya maka muncul hukum di situ. Hukum terletak pada perbuatan, bukan terletak pada benda dan bukan terletak pada waktu," jelasnya.
Dari penjelasan tersebut, persoalan hukum merayakan Maulid Nabi perlu dilihat melalui bentuk kegiatan yang dilakukan dalam peringatan tersebut.
Cara Menyikapi Maulid Nabi Menjadi Hal Penting
Menurut Ustaz Adi Hidayat, hari kelahiran seseorang pada dasarnya tidak otomatis memiliki status hukum tertentu. Penilaian baru muncul ketika terdapat tindakan yang dilakukan untuk menyikapi momentum tersebut.