Ketika Dewi Fortuna Menaungi Barcelona yang Seret Kemenangan

Selebrasi gol para pemain Barcelona.
Sumber :
  • REUTERS

VIVA - Barcelona harus menerima kenyataan gagal meraih poin sempurna pada pekan ke-14 LaLiga. Beruntungnya, dewi fortuna masih menaungi Barcelona yang berada di puncak klasemen karena para rivalnya pun malah ikut tergelincir.

Menjamu Celta Vigo di Camp Nou pada Sabtu 2 Desember 2017 dini hari WIB, Barcelona dipaksa bermain imbang 2-2.  Tim tamu berhasil unggul lebih dulu lewat gol dari Iago Aspas di menit 20, namun Lionel Messi berhasil mencetak gol penyama kedudukan selang dua menit kemudian.

Pada babak kedua, Luis Suarez berhasil membawa Barcelona berbalik unggul 2-1 lewat golnya di menit 62.  Sial bagi Barcelona, Celta Vigo berhasil membalasnya di menit 70 melalui gol Maximiliano Gomez dan memaksa laga berakhir dengan skor imbang 2-2.

Hasil ini melanjutkan tren negatif Barcelona di LaLiga, setelah sebelumnya juga harus puas bermain imbang 1-1 lawan Valencia di pekan 14. Tim asuhan Ernesto Valverde ini tercatat tiga kali meraih hasil imbang dalam empat laga terakhirnya di semua ajang.

Walau begitu, Barcelona masih memuncaki klasemen LaLiga dengan 36 poin tanpa terkalahkan. Valverde menilai timnya hanya sial saja harus kebobolan jelang berakhirnya laga, hingga membuat mereka gagal meraih poin sempurna.

“Pertandingan tadi sangatlah sengit, karena Celta mengawali pertandingan dengan baik dan membuat kami kesulitan di awal laga. Setelah kami kebobolan, kami kembali fokus dan berhasil mencetak penyama kedudukan,” kata Valverde dilansir Football-Espana.

“Setelah itu kami mulai mendominasi laga dan di babak kedua kami berhasil mencetak gol kedua. Namun kemudian kesialan datang menimpa kami sehingga kami kehilangan poin,” sambung pelatih berusia 53 tahun tersebut.

Hasil imbang ini juga tak lepas dari dianulirnya gol dari Luis Suarez di menit 25, yang dinilai wasit sudah dalam posisi offside. Padahal, dalam tayangan ulang terlihat bila eks pemain Liverpool berada dalam posisi onside.

"Anda pastinya berharap kontroversi menguntungkan Anda dan kesalahan wasit bisa menguntungkan Anda. Tapi, kami berharap wasit selanjutnya tak lagi membuat kesalahan. Saya akan diam saja. Ini bukan sesuatu yang pernah saya alami sebelumnya," ujar eks pelatih Athletic Bilbao itu dilansir Express.

Rival Juga Tergelincir

Hasil kurang baik yang didapat oleh Barcelona, malah gagal dimanfaatkan para rival terkuatnya untuk memperpendek jarak poin.  Seperti Real Madrid yang harus puas bermain imbang 0-0 kala bertandang ke markas Athletic Bilbao pada Minggu 3 Desember 2017.

Hasil tersebut membuat Madrid turun ke posisi empat dengan raihan 28 poin, atau kalah delapan angka dari Barcelona. Pelatih Madrid, Zinedine Zidane, menilai ketertinggalan timnya dari Barcelona tak lepas dari sulitnya mereka mencetak gol.

"Real Madrid tertinggal delapan poin dari Barcelona karena kami tidak mampu mencetak go. Dibanding tahun lalu, hasilnya berbeda. Saya lihat pertandingan sekarang dan saya tidak bisa bilang kami bermain dengan gaya yang berbeda dibanding tahun lalu," kata Zidane, dilansir Marca.

Lebih lanjut, Zidane menilai timnya sulit mencetak gol-gol penentu kemenangan di menit akhir seperti yang mereka buat pada musim lalu. Tercatat, sang juara bertahan ini baru mencetak 25 gol atau kalah produktif ketimbang Barcelona, Valencia, Real Sociedad, dan Celta Vigo.

"Tidak masalah ada tiga rival di atas kami, itu adalah realita. Masih ada enam bulan lagi, kami di sini karena kami pantas berada di sini, tapi ini adalah musim yang panjang," ujar Zidane yang cukup yakin masih memperbaiki posisi Madrid.

Selain Madrid, Valencia yang berada di posisi kedua juga mengalami hasil buruk. Rekor tak terkalahkan mereka secara mengejutkan dipatahkan oleh Getafe yang di laga tersebut bermain dengan 10 pemain saja usai Mauro Arambarri mendapatkan kartu kuning kedua di menit 25.

Getafe mengunci kemenangan 1-0 berkat gol dari Markel Bergara di menit 66. Kekalahan ini membuat mereka gagal memperpendek jarak dengan Barcelona yang berada di posisi puncak. Valencia tetap di posisi kedua dengan 31 poin dari 14 laga, atau kalah lima poin dari Barcelona.
 
Hanya Atletico Madrid yang berhasil meraih kemenangan dengan menumbangkan Real Sociedad lewat skor 2-1. Los Rojiblancos kini menempati posisi tiga dengan 30 poin, atau kalah enam poin dari Barcelona dan satu poin dari Valencia.

Madrid Masih Pede

Real Madrid yang berstatus juara bertahan, masih belum mau mengibarkan bendera putih dalam perebutan gelar juara LaLiga musim ini. Los Blancos masih menyimpan kepercayaan bisa mengejar Barcelona yang saat ini berada di posisi terdepan.

Pelatih Zinedine Zidane menegaskan bila dirinya tidak terlalu cemas dengan performa Madrid. Dia masih yakin Cristiano Ronaldo cs bisa bangkit dan memperbaiki semuanya demi kembali ke jalur kemenangan.

“Saya sama sekali tidak merasa khawatir. Saya kecewa untuk para pemain. Tugas saya hanya meyakinkan para pemain untuk tetap positif dan menumbuhkan pemikiran kalau kami bermain bagus, gol akan tercipta dengan sendirinya,” ujar Zidane dilansir Football-Espana.

“Kami tidak merasa putus asa. Seharusnya kami bisa mengurangi defisit tiga poin dan kembali mencatatkan hasil yang fenomenal. Kami masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki hal ini. Solusinya adalah dengan bekerja keras. Tidak perlu berpikir macam-macam, itulah yang terpenting,” imbuhnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Presiden Madrid, Florentino Perez. “Kami sebelumnya sudah mencapai hal yang tidak mungkin. Kami mempertahankan gelar Liga Champions dan menjadi juara tiga kali dalam empat tahun. Itu adalah capaian terbaik dalam sejarah kami,” ucap Perez dilansir Sky Sports.

“Kami memiliki tim yang masih akan terus bermimpi, dengan pelatih yang luar biasa. Zinedine Zidane adalah salah satu simbol dan ikon terbaik kami. Dia adalah pemimpin tepat untuk tim ini,” ujar Perez.

Sementara itu, Isco menilai Madrid tidak melemah di musim ini. Sebab skuat saat ini tak jauh beda saat mereka meraih gelar juara di musim lalu, dan hanya faktor cedera saja yang menjadi masalah El Real.

“Setiap kami gagal mendapat hasil maksimal, selalu ada pendapat yang menyebut skuat kami melemah. Skuat kami sama kuatnya seperti musim lalu, dan kami tak memiliki semua pemain yang bisa diturunkan karena beberapa pemain masih cedera. Penting untuk memahami hal ini," ujar Isco dilansir Soccerway.