Alasan Mengapa Harus Mewaspadai FaceApp

FaceApp menawarkan beragam fitur perubahan wajah. - FACEAPP
Sumber :
  • bbc

Semua orang tengah membicarakan FaceApp, aplikasi yang dapat mengubah foto wajah seseorang ke versi yang lebih muda atau lebih tua.

Ribuan orang mengunggah wajah hasil eksperimen mereka di aplikasi tersebut ke media sosial.

Namun sejak pengubah wajah itu viral beberapa pekan terakhir, muncul perhatian tentang syarat dan ketentuan penggunaan aplikasi tersebut.

Sekelompok orang menduga perusahaan pembuat aplikasi ini menunggangi produk mereka untuk mengambil data pengguna.

Dalam keterangan resmi, FaceApp menyatakan menghapus sebagian besar foto pengguna dari pusat data mereka, setidaknya 48 jam setelah unggahan terakhir.

Perusahaan itu juga mengklaim hanya mengunggah foto yang dipilih dan diubah pengguna mereka, bukan foto-foto lainnya.

Apa dan bagaimana aplikasi FaceApp bekerja?

FaceApp bukanlah barang baru. Dua tahun lalu aplikasi ini menjadi pemberitaan karena fitur etnik mereka. Fitur itu bermaksud mengubah wajah seseorang dari satu ciri etnik tertentu ke entik lainnya.

Pengubah berbasis etnik itu memicu pro-kontra dan belakangan ditarik dari FaceApp.

Proses pengubah wajah itu dapat membuat wajah menjadi lebih tua atau menjadikan tampang menggerutu menjadi wajah yang tersenyum. Aplikasi itu juga dapat mengubah gaya rias wajah.

Aplikasi tersebut beroperasi atas bantuan sistem kecerdasan buatan. Sebuah algoritma mengambil sampel wajah Anda, lalu menyesuaikannya pada contoh wajah lainnya.

Memasukkan wajah tersenyum yang memperlihatkan gigi pun menjadi memungkinkan, termasuk menyesuaikan garis di sekitar mulut, dagu, dan pipi untuk tampilan lebih natural.

Lantas apa persoalannya?

Keterkejutan dan ketidaksepahaman belakangan muncul saat pengembang aplikasi ini, Joshua Nozzi, mencuit bahwa FaceApp mengunggah mengambil foto dari ponsel pintar pelanggan mereka tanpa izin.

Peneliti keamanan siber asal Perancis, Elliot Alderson pun menginvestigasi kebenaran pernyataan tersebut.

Alderson menemukan, tidak ada unggahan dalam jumlah besar yang terjadi. Menurutnya, FaceApp hanya mengambil foto yang dimasukkan pengguna.

Dalam konfirmasi kepada BBC, FaceApp juga mengatakan hal serupa.

Bagaimana tentang pengenal wajah?

Sejumlah pihak menduga FaceApp menggunakan foto-foto pengguna mereka untuk menguji algoritma pengenal wajah.

Proses itu diduga dapat dilakukan setelah berbagai foto tersebut dihapus. Alasannya, pengukuran fitur wajah seseorang memang dapat diambil dan digunakan untuk tujuan itu.