Suka Wewangian di Rumah? Ketahui Kapan Harus Pakai Reed atau Candle Diffuser

Diffuser
Sumber :
  • Pixabay

JAKARTAPengharum ruangan di era modern ini muncul dalam berbagai jenis dan bentuk yang sangat beragam, di antaranya yang populer adalah reed diffuser dan candle diffuser. Secara garis besar, dua benda ini mempunyai tujuan penggunaan yang sama yaitu sebagai pewangi ruangan. Tetapi, baik reed diffuser dan candle diffuser punya kelebihannya masing-masing yang penggunaannya harus disesuaikan dengan kebutuhan.

Reed diffuser lebih disarankan sebagai penggunaan harian, di mana botol dengan cairan oil fragrance bisa diletakkan di sudut-sudut ruangan. Aroma yang keluar akan membuat ruangan menjadi lebih harum sepanjang hari tanpa memberikan kesan yang terlalu mencolok di hidung. Tetapi, pengharum ruangan yang satu ini sebaiknya digunakan untuk ruangan tertutup agar wanginya bisa lebih tahan lama. Scroll untuk info lengkapnya, yuk!

"Reed diffuser wanginya konsisten dan samar-samar tapi nggak akan strong yang sampai menusuk. Reed diffuser disarankan untuk ruangan 5x5 maksimal dan nggak open air. Kalau ruangannya terbuka, takutnya hilang wanginya," jelas Albertus Setyapranata, Founder Euodia Home, dalam acara talkshow bersama Tokopedia, di Jakarta, Rabu 21 Februari 2024.

"Reed diffuser itu sebetulnya tentang penguapan. Penguapan oil paling cepat saat dibuka pertama kali, pas awal reednya pasang 3-5, lebih banyak akan lebih wangi. Jadi kalau gak kecium, pasang lebih banyak tergantung ruangannya," tambahnya.

Ilustrasi lilin

Photo :
  • Pixabay

Di sisi lain, ada candle diffuser atau lilin aroma yang tak kalah populer untuk memberikan keharuman. Candle biasanya dipakai untuk memberikan aroma yang lebih kuat di ruangan atau kegiatan tertentu. Sementara reed diffuser menghasilkan wangi yang lebih samar ke semua ruangan, candle diffuser lah yang akan memperkuatnya.

Biasanya, candle diffuser dipakai untuk memberikan suasana yang lebih tenang saat yoga, menjelang tidur, hingga relaksasi di kamar mandi sambil berendam di air hangat.

"Tapi kalau lilin, akan wangi jika dinyalakan. Ini direkomendasikan ketika butuh boost fragrance. Kalau ada tamu, butuh ketenangan, meditasi, yoga, meningkatkan fokus, relaxing di bath-up, disarankan pakai candle," terang Albertus.

"Candle aromanya lebih strong karena ada pemanasan yang memaksa oil-nya menguap. Bisa juga dipakaikan candle warmer yang membuat candle itu hangat sehingga wanginya lebih konsisten keluarnya," sambungnya.