5 Faktor Pemicu Migrain Selain Obat, No 5 Hubungan Seks

Wanita sakit kepala.
Sumber :
  • guichetdental.org

VIVA – Jika membahas tentang faktor yang memicu migrain, apa saja yang muncul di benak Anda? Lampu yang terlalu terang? Kurang tidur? Cokelat dan kafein? Ya, beberapa hal itu adalah pemicu umum, tapi tidak setiap penderita migrain kambuh karena faktor-faktor ini.

Dilansir dari Care2, jika pemicu umum tidak menjadi penyebab munculnya migrain, beberapa hal ini sangat mungkin jadi biangnya.


1. Perangkat elektronik


Banyak orang merasa mereka tidak dapat hidup tanpa perangkat elektronik mereka, termasuk ponsel cerdas, laptop, tablet. Namun cahaya biru yang dipancarkan dari perangkat ini, terutama ketika Anda mengekspos diri Anda menggunakan perangkat itu di sekitar waktu tidur, dapat memicu migrain.

Sebaiknya, hindari mengecek ponsel atau tablet terlalu lama di malam hari, atau setidaknya kenakan kacamata pelindung layar digital.

2. Pola


Pernahkah Anda melihat sofa bermotif, pakaian, permadani, selimut, gorden kamar mandi, atau lukisan dan merasa sedikit pusing? Bagi sebagian orang yang mengalami migrain, beberapa pola visual seperti garis, coretan, atau lingkaran dapat merangsang korteks oksipital di otak dan memicu sakit kepala.

Sebaiknya pilih desain sederhana untuk barang-barang di rumah Anda, termasuk perabotan, seprei, dan karpet.

3. Peristiwa menegangkan
Masuk akal bahwa seseorang mungkin mengalami sakit kepala saat berada di tengah-tengah situasi yang penuh tekanan, seperti lingkungan kerja, merawat orang yang dicintai yang sakit, atau mencari pekerjaan. Namun beberapa orang benar-benar mengalami migrain setelah situasi yang menegangkan telah berlalu.

Migrain seperti ini kadang-kadang disebut sebagai migrain yang let-down atau akhir pekan. Mereka muncul setelah stres telah lewat dan individu akhirnya dapat bersantai.

Jika Anda ingin membantu mencegah pemicu migrain seperti itu, cobalah untuk mempraktikkan langkah-langkah pengurangan stres dan ikuti gaya hidup sehat selama peristiwa yang menegangkan tersebut. Upaya ini dapat membantu mencegah perbedaan dramatis terkait bagaimana tubuh selama stres, yaitu peningkatan kadar hormon stres (kortisol, adrenalin) dan kesadaran yang meningkat.

4. Perubahan suhu atau tekanan yang tiba-tiba

Tidak semua ahli sakit kepala dan migrain setuju bahwa perubahan dramatis dalam suhu atau tekanan udara dapat memicu migrain, tetapi banyak pula yang membenarkannya. Mengakui apakah salah satu pemicu alami ini benar, setidaknya dapat memungkinkan Anda membuat rencana atau penyesuaian untuk mengurangi faktor-faktor risiko ini.

Misalnya, bepergian dengan pesawat udara dapat memicu migrain, sehingga rencana alternatif mungkin diperlukan. Ear plug dan alat bantu dengar yang tersedia dapat membantu mengatur tekanan telinga dan mencegah migrain. Juga coba dipersiapkan dengan pakaian yang sesuai untuk perubahan suhu yang besar.

5. Seks

Setiap jenis aktivitas fisik yang kuat atau intens dapat memicu migrain, dan itu termasuk seks, baik praorgasme maupun pascaorgasme.

Bagi mereka yang mengalami migrain karena seks, satu solusi alami adalah membiarkan pasangan Anda melakukan banyak ‘pekerjaan’ fisik saat berhubungan seks. Anda mengambil peran yang pasif.