Kini Cek Gula Darah Semudah Update Status di Media Sosial

Aplikasi Teman Diabetes
Sumber :
  • temandiabetes.com

VIVA – Penyakit diabetes cukup banyak diderita masyarakat Indonesia. Sayangnya tak banyak orang yang memiliki kesadaran tinggi untuk melakukan pengecekan gula darah secara rutin.

Tak heran jika jumlah penderita diabetes terus meningkat. Bahkan, berdasar data IDF Diabetes Atlas pada tahun 2015, jumlah penderita diabetes di Indonesia menempati posisi ketujuh di dunia dengan prevalensi penyandang diabetes tertinggi. Dan jumlah tersebut meningkat pada tahun 2017, di mana Indonesia menempati posisi keenam.

"Diabetes melitus bukan sekadar gula darah. Walaupun diabetes ditandai oleh peningkatan gula darah. Gula darah ini sumber terjadinya karena komplikasi," kata Ketua Perkumpulan Edukator Diabetes Indonesia (PEDI), Dr. dr. Aris, Sp.PD, KEMD, dalam peluncuran aplikasi Teman Diabetes di Jakarta Selatan, Jumat, 10 Agustus 2018.

Karena itu, menurut dia, harus diketahui penyebabnya dan jangan sampai keliru sebab diabetes tidak muncul sendiri dan jangan melihat hanya gula darah meningkat tapi ketahui juga penyebabnya. Sebab sebanyak dua dari tiga orang yang terdiagnosis, tidak mengetahui dirinya menyandang diabetes. Bahkan sebagian besar mengakses layanan kesehatan dalam kondisi terlambat atau sudah mengalami komplikasi.

"Dari  220 orang dengan kategori prediabetes, diabetesi, dan inner circle anggota keluarga penderita, hanya 14,3 persen responden yang mengukur gula darahnya setiap hari. Padahal harusnya tujuh kali dalam sehari, dan 28,6 persennya konsultasi ke dokter setahun sekali, seharusnya tiga bulan sekali," kata Co-FOunder Teman Diabetes, Robyn Soetikno.

Untuk itu, melakukan pengecekan gula darah secara mandiri biasanya menjadi solusi untuk memantau kadar gula darah. Dan sekarang ada cara lebih mudah untuk mengecek kadar gula darah serta memudahkan penggunanya untuk mendapatkan informasi seputar diabetes semudah memperbarui status di media sosial.

Aplikasi yang baru resmi diluncurkan pada 6 Agustus 2018 tersebut diberi nama Teman Diabetes. Aplikasi ini hadir dalam beberapa versi pengguna, yaitu versi diabetesi untuk digunakan penyandang diabetes, versi inner circle yang dikembangkan khusus agar keluarga dapat memonitor kesehatan diabetesi. Selain itu, versi ahli medis yang dapat digunakan oleh tenaga medis untuk memonitor kondisi pasien diabetes.

Dalam aplikasi tersebut, penggunanya bisa menikmati berbagai fitur andalan, seperti merekam hasil pengukuran gula darah secara otomatis, karena terintegrasi dengan DNurse, mobile blood glucometer yang bisa langsung terhubung dengan ponsel. dengan begitu, gula darah akan terekam otomatis untuk memudahkan diabetesi terus memonitor kesehatannya, dan hasilnya juga tersaji dalam bentuk grafik.

Di samping itu, ada fitur forum interaktif, di mana dalam forum ini memberi kemudahan diabetesi untuk mengirim pertanyaan yang akan dijawab oleh tenaga medis serta berbagai tips dan pengalaman mereka. (ren)