Sudah Menikah Lama Tapi Belum Punya Anak, Apa Penyebabnya?

Ilustrasi pasangan ingin punya anak
Sumber :
  • Pixabay

VIVA – Memiliki anak menjadi dambaan pasangan suami istri. Tak hanya sebagai penerus keturunan, kehadiran anak dalam pernikahan seringkali membuat suasana rumah lebih hangat dan ramai.

Namun, jika pasangan sudah menikah bertahun-tahun, tapi tak juga mendapatkan keturunan, apa penyebabnya? Beberapa penyebab sulitnya pasangan suami istri mendapat momongan antara lain adalah karena gaya hidupnya yang tak sehat. Hal tersebut diungkapkan Spesialis Obstetri dan Ginekologi dr. Liva Wijaya, Sp.OG dari Rumah Sakit Mitra Kemayoran Jakarta.
 
"Sebenarnya banyak penyebabnya (lama memiliki keturunan). Pokonya satu tahun berhubungan seksual teratur, seminggu minimal tiga kali, tidak menggunakan KB. Terus kemudian susah punya anak, itu harus di cek, ceknya apa? USG saluran telurnya bagus atau enggak," kata dr. Livia saat berbincang dengan VIVA.

"Terus haidnya teratur apa enggak? Bisa bikin telur apa enggak? termasuk spermanya, jelek atau enggak. Nah itu faktor-faktornya banyak," sambungnya.

Jika sudah meneliti beberapa fakto-faktor tersebut, namun tak kunjung hamil, Anda harus segera memeriksakan kesehatan dan kesuburan kepada ahlinya.

"Jadi harus melakukan konsultasi ke dokter, suami dan istri harus dicek," katanya.

dr. Livia mengatakan, wanita memiliki peranan besar di faktor ini. "Karena faktornya perempuan 40 persen menyebabkan kesulitan mempunyai anak, laki-laki 30 persen, Sisanya tidak diketahui, semuanya normal tapi enggak hamil-hamil," katanya.

Selain itu, aktivitas yang padat dan gaya hidup yang tak sehat menjadi faktor Anda sulit mendapatkan keturunan dalam waktu dekat.

"Maka itu harus rajin olahraga, jaga makan yang masuk ke tubuh, jangan kegendutan, tidur yang cukup, jangan stres, jangan merokok, kurangin teh dan kopi," katanya.

Seperti diketahui, konsumsi kopi saat ini tengah menjadi tren. Lantas, mengapa kopi dapat menjadi faktor sulitnya mendapatkan anak?

"Mengonsumsi  kopi bukan faktor yang utama sih, karena kafein yang terkandung pada biji kopi kadang-kadang belum ada penelitian lebih lanjut. Hanya saja lebih baik dikurangi teh dah kopi. Karena dia (kopi dan teh) dapat menghambat asupan nutrisi tubuh dan sperma Anda," katanya.