Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Lintas

Informasi

Rabu, 23 Oktober 2019 | 11:19 WIB

Metode Cuci Otak Terawan Agus Putranto Bikin IDI 'Panas Dingin'

Team VIVA »
Lazuardhi Utama
Bimo Aria
Foto :
  • ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/foc.
Presiden Jokowi dan Kepala RSPAD Gatot Subroto, Terawan Agus Putranto.

VIVA – Presiden Jokowi telah resmi menetapkan Mayor Jenderal TNI dr Terawan Agus Putranto sebagai Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Sebelum ditunjuk sebagai menteri, Terawan menjabat sebagai Kepala RSPAD Gatot Subroto.

Selama berkarier di dunia kesehatan, banyak terobosan yang dibuat oleh Terawan. Salah satunya, terapi cuci otak yang dikenal dengan 'Terawan Theory'.

Baca Juga

Metode ini pertama kali diperkenalkan pada 2005. Kala itu terapi cuci otak ini disebut-sebut telah membantu meringankan 40 ribu penderita stroke.

Atas inovasinya tersebut, Terawan diganjar berbagai penghargaan, seperti penghargaan Hendropriyono Strategic Consulting (HSC) dan dua rekor MURI sekaligus sebagai penemu terapi cuci otak dan penerapan program Digital Substraction Angiogram (DSA) terbanyak, serta Penghargaan Achmad Bakrie XV.

Meski begitu, metode terapi cuci otak Terawan menuai kontroversi pada tahun lalu. Adalah Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB-IDI) yang menyatakan metode milik Terawan terbukti melakukan pelanggaran berat etik kedokteran.

Topik Terkait
Saksikan Juga
FULL! Jokowi Ungkap Kronologi 2 WNI Positif Virus Corona
BERITA - 5 bulan lalu
Terpopuler