Apa yang Terjadi Saat Tubuh Kelebihan Vitamin?

Ilustrasi obat/vitamin.
Sumber :
  • Freepik

VIVA – Vitamin terdapat dalam jenis makanan yang berbeda. Masing-masing vitamin memiliki manfaat untuk tubuh. Setiap orang memiliki kebutuhan vitamin yang berbeda, dan berlebihan mengonsumsinya memiliki dampak buruk.

Menurut dr. Lonah, Sp. FK, vitamin memang diperlukan oleh tubuh dengan jumlah yang tidak banyak. Cara mendapatkan vitmain harus memperoleh dari luar, karena tubuh tidak memproduksi vitamin. 

"Kalau bisa makan makanan buah dan sayur yang beragam, zat gizi makro, karbo, protein dan mineral. Vitamin dan mineral cukup, tapi dalam kondisi tertentu perlu (asupan) dari luar, untuk yang proses penyembuhan dari sakit, ibu hamil atau menyusui," ujar Lonah.

Ilustrasi obat/vitamin.

Photo :
  • Freepik

Tujuan mengonsumsi vitamin, selain untuk menaikkan imunitas tubuh agar semua sel berfungsi. Namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mengonsumsi suplemen vitamin. Bahkan dokter Lonah menyarankan untuk cek laboratorium sebelum mengonsumsi suplemen atau vitamin. Hal ini terutama untuk vitamin yang hanya larut dalam lemak, salah satunya vitamin D.

"Sebelum konsumsi vitamin D, cek lab dulu, bisa butuh 400 atau sampai seribu atau 2 bahkan ribu IU," ucapnya.

Vitamin D yang larut dalam lemak akan berbahaya jika dikonsumsi berlebihan dan terus menerus.

Vitamin.

Photo :
  • U-Report

"Vitamin D larut dalam lemak, jika dikonsumsi berlebihan dan jangka panjang, nanti diakumulasikan dalam tubuh dan disimpan di liver. Jadi nantinya memperberat fungsi liver," katanya.

Hal ini akan berbeda dengan vitamin yang larut dalam air, contohnya vitamin C. Jika seseorang minum vitamin C lebih dari yang dibutuhkan, maka akan dibuang melalui keringat atau urine. Selain itu, dokter Lonah tidak menyarankan untuk suntik vitamin.

"Tidak semua orang membutuhkan untuk disuntik langsung," ucapnya.