Buah Satu Ini Turunkan Gula Darah Secara Signifikan

Gula darah
Sumber :
  • Indian Express

VIVA – Buah beri telah terbukti sangat bermanfaat dalam pencegahan diabetes karena mengandung antioksidan. Blackcurrant khususnya, bahkan telah terbukti dapat menurunkan gula darah dari waktu ke waktu dan membantu mencegah kondisi tersebut.

Menurut American Diabetes Association, serat, vitamin, mineral dan antioksidan yang ditemukan dalam buah beri, menjadikannya sebagai makanan super diabetes.

Buah beri memang telah dikaitkan dengan peningkatan gula darah, tetapi menurut sebuah penelitian, blackcurrant mungkin menawarkan efek menguntungkan yang dapat menangkal diabetes dari waktu ke waktu.

"Berry berwarna hitam, kaya antosianin, tampaknya melemahkan respons glukosa darah terhadap gula tambahan, dibandingkan dengan produk kontrol yang memiliki jumlah gula yang sama," kata Science Daily, dikutip VIVA dari laman Express, Senin 24 Januari 2022.

"Efek yang sama ditunjukkan oleh antosianin yang diekstraksi dari blackcurrant. Senyawa polifenol dapat memperlambat penyerapan glukosa dari usus kecil dengan berinteraksi dengan enzim pencerna karbohidrat dan protein transpor glukosa. Selain itu, senyawa polifenol dapat mengurangi stres oksidatif dan peradangan," tutur dia.

Blackcurrant.

Photo :
  • U-Report

Dalam satu penelitian yang dipimpin oleh University of Eastern Finland, peneliti melihat sampel 26 peserta sehat yang mengonsumsi berbagai poduk tes selama empat kali kunjungan.

Air gula dikonsumsi sebagai produk kontrol. Sementara beberapa produk uji meliputi, pure blackcurrant dengan tambahan gula, produk blackcurrant yang mengandung quinoa yang difermentasi, dan produk blackcurrant tanpa tambahan buah blackcurrant asli.

Semua produk termasuk kontrol, mengandung 31 gram karbohidrat dan komponen gula serupa. Sampel darah diambil sebelum makan, kemudian 15, 30, 45, 60, 90, 120 dan 180 menit setelah makan.

Peneliti melihat kadar glukosa, insulin, dan asam lemak bebas. Mereka menemukan bahwa dibandingkan dengan produk kontrol, kedua produk yang mengandung blackcurrant memberikan respons.

Hasilnya yang diterbitkan dalam British Journal of Nutrition, mendukung temuan sebelumnya tentang efek menguntungkan dari blackcurrant pada respons glukosa darah setelah makan, menunjukkan efeknya dengan ukuran porsi yang lebih kecil.

"Selama periode waktu yang lebih lama, variasi yang lebih kecil dalam kadar glukosa darah dan insulin, dan peningkatan sensitivitas insulin, dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2," ujar Science Daily.

Blackcurrant juga mengandung mangan tingkat tinggi, yang telah dikonfirmasi oleh penelitian sebelumnya memiliki efek menurunkan gula darah.

Terlebih, WebMD juga menjelaskan, efek tersebut dapat membantu sekresi insulin yang tepat dan membantu mengontrol gula darah untuk penderita diabetes tipe 2.