6 Tips Mengatasi Asam Lambung Saat Puasa Ramadhan

Ilustrasi asam lambung.
Sumber :
  • U-Report

VIVA – Menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan adalah kewajiban bagi setiap umat Muslim. Hal ini bukan hal yang berat, kecuali bagi mereka yang memiliki masalah dengan pencernaan, seperti asam lambung atapun maag. 

Bahkan konsumsi berlebihan ini dapat menyebabkan banyak masalah pencernaan seperti asam lambung, refluks asam, perut kembung, kram perut, yang dapat dengan mudah dihindari dengan beberapa tindakan pencegahan.

Berikut adalah beberapa trik dan tips untuk mencegah asam lambung selama menjalani ibadah puasa Ramadhan, dikutip dari khaleejtimes.com.

1. Minum segelas air adas-jahe sebelum dan sesudah makan

Minuman jahe.

Photo :
  • U-Report

Hal ini akan membantu meningkatkan pencernaan dan mencegah pembentukan gas. Adas, yang tinggi serat, dan jahe, dengan sifat anti-inflamasi dan anti-bakteri yang tinggi, adalah cara yang bagus untuk mencegah masalah pencernaan seperti kembung, gas, dan keasaman.

2. Kunyah permen karet bebas gula (rasa non-peppermint) setelah makan

Hal ini juga dapat membantu merangsang produksi air liur dan meningkatkan pencernaan lebih cepat, dengan meningkatkan pergerakan makanan dari lambung, ke usus kecil dengan cepat.

3. Makan porsi kecil

Makanlah dengan interval kecil akan menghentikan Anda dari makan berlebihan dan juga mencegah refluks asam. Makan berlebihan dapat menyebabkan peradangan dan jaringan parut di kerongkongan.

4. Makan perlahan dan makan dalam porsi kecil 

Penting untuk memberi cukup waktu pada perut, memberi sinyal ke otak, dan menyadari kapan Anda kenyang. Menelan potongan besar makanan dapat meningkatkan produksi asam di perut, yang menyebabkan keasaman parah. 

Mengunyah makanan Anda dengan baik juga dapat mencegah pembentukan gas. Jadi, pastikan Anda mengambil setidaknya 20 menit untuk menyelesaikan makanan Anda.

5. Hindari makan gorengan saat berbuka puasa

Gorengan

Photo :
  • vstory

Makanan yang tinggi lemak membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna dan dapat membuat Anda merasa mual dan tidak nyaman. Pada beberapa orang, makanan berlemak juga dapat menyebabkan diare. 

Pilih makanan yang dipanggang, dipanggang, ditumis, atau digoreng dan cobalah untuk memiliki kandungan serat yang tinggi dalam makanan Anda, tepat setelah puasa.

6. Jangan terlalu banyak mengonsumsi antasida

Antasida menetralkan asam lambung. Terlalu sering menggunakan antasida memperlambat proses pencernaan dan dapat membuat perut terpapar berbagai bakteri berbahaya, yang menyebabkan infeksi perut. Cobalah pengobatan alami seperti minum air jahe, air jinten, air adas, cuka sari apel atau teh chamomile.