6 Manfaat Jus Tomat untuk Menjaga Kesehatan Tubuh Hingga Kecantikan

Gambar jus tomat.
Sumber :
  • U-Report

Penelitian yang dilakukan oleh Asian Pacific Journal of Cancer Prevention, ekstrak likopen yang ada di dalam tomat diketahui menghambat perkembangan sel kanker prostat dan menginduksi apoptosis atau kematian sel. Sementara menurut Scientific Reports, penelitian pada hewan juga mengamati bahwa produk tomat mempunyai efek untuk mencegah kanker kulit. 

Kemudian pada tikus yang diberikan makan bubuk tomat merah selama 35 minggu mempunyai perkembangan kanker kulit yang jauh lebih rendah terpapar sinar UV. Walau demikian, diperlukan banyak penelitian untuk memahami bagaimana tomat dan produk jus tomat bisa memengaruhi perkembangan kanker pada manusia. 

3. Meremajakan Kulit Wajah

Ilustrasi Kulit Wajah Sehat

Photo :
  • SNP Lab

Bukan hanya untuk dikonsumsi, manfaat jus tomat juga bisa diperoleh dengan menggunakan masker wajah. Kandungan vitamin dan antioksidan dalam jus tomat bisa mengatasi masalah kulit wajah seperti jerawat, bekas jerawat, dan juga komedo. Masker tomat juga dapat mengecilkan pori-pori kulit dan juga mencegah produksi minyak berlebih. 

Mengolah jus tomat sebagai masker caranya sangat mudah. Kamu hanya perlu menghaluskan 1-2 buah tomat berukuran sedang tanpa menambahkan air kemudian oleskan merata pada wajah. Tunggu hingga 10-2- menit kemudian bilas dengan air bersih. Kamu juga dapat memakai air es supaya makin segar, selain itu bisa membantu untuk menutup pori-pori kulit wajah. 

4. Menstabilkan Tekanan Darah

Tekanan darah/hipertensi

Photo :
  • Times of India

Manfaat jus tomat berikutnya adalah membantu untuk menstabilkan tekanan darah. Menurut laporan terbaru di Food Science dan Nutrition, beberapa peneliti asal Jepang mengungkapkan penelitian mereka selama setahun. Peserta yang minum jus tomat tanpa garam rata-rata satu cangkir setiap hari memperlihatkan penurunan tekanan darah. 

Para peneliti yang berasal dari Tokyo Medical and Dental University dan Tucson Plant Breeding Institute, merekrut 184 pria dan 297 wanita untuk ambil bagian dalam penelitian tersebut. Para peserta diizinkan untuk minum jus tomat tanpa garam sebanyak yang diinginkan sepanjang tahun. Mereka mencatat beberapa banyak yang mereka minum kemudian menyerahkan catatan harian tersebut. 

Pada akhir penelitian, para peneliti mengatakan bahwa 94 partisipan dengan prehipertensi atau hipertensi yang tidak diobati di awal penelitian mengalami penurunan angka tekanan darah mereka. Angka tekanan darah peserta sebelum penelitian bisa dikategorikan di ambang hipertensi stadium 2. Dengan perubahan tersebut, mereka bergerak ke hipertensi tahap 1.