9 Gejala Kanker yang Sering Diabaikan

Sumber :
  • Pixabay

VIVA.co.id - Penyakit kanker belakangan semakin banyak menyerang kaum muda. Banyak hal yang bisa menyebabkan timbulnya kanker.

Meski demikian, penyebab kanker biasanya tidak dapat diketahui secara pasti, karena merupakan gabungan dari sekumpulan faktor, genetik dan lingkungan.

Tapi, Anda pun tetap harus waspada karena gejala kanker bisa timbul kapan saja. Bahkan, beberapa gejala kanker ini sering pula diabaikan.

Agar kanker segera bisa diobati, Anda perlu tahu, sejumlah gejala kanker yang sering dianggap remeh banyak orang. Berikut seperti dilansir laman Remedies.

Kelelahan kronis

Meskipun kelelahan umum dialami karena kesibukan sehari-hari, tapi Anda perlu curiga jika Anda terus menerus merasa lelah setiap waktu. Kelelahan ekstrem seringkali tak disadari dan dianggap sebagai masalah yang biasa. Namun ternyata, menurut American Cancer Society, kelelahan kronis, atau kelelahan yang tidak dapat diatasi dengan tidur, bisa menjadi tanda leukemia, kanker usus besar, atau kanker lambung. Meski begitu perlu dicatat, ini hanya hanyalah gejala kemungkinan kanker, bukan diagnosis formal.

Turun berat badan tiba-tiba

Mirip dengan kelelahan kronis, penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan penyebab atau alasannya dapat menjadi tanda adanya penyakit serius bahkan kanker. Namun kebanyakan orang, juga sering mengabaikan gejala ini.

Jika Anda menjalani gaya hidup lebih aktif, lalu mengalami kehilangan berat yang drastis karena diet ekstrem, ini mungkin menjadi hal yang wajar. Tapi, jika Anda tak sedang berdiet, namun berat badan tiba-tiba turun drastis tanpa alasan yang jelas, ini bisa jadi tanda awal dari sejumlah kanker. Kanker kerongkongan, paru-paru, pankreas, dan perut sering menunjukkan gejala penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan.

Nyeri

Nyeri di sejumlah bagian tubuh dapat terjadi karena berbagai alasan. Tapi, jika nyeri tidak hilang dengan bantuan obat-obatan dasar ini juga perlu dicurigai sebagai tanda adanya gejala kanker.

American Cancer Society pun menyatakan, nyeri berkelanjutan di bagian punggung dapat menjadi tanda dari gejala kanker usus besar atau kanker ovarium, sedangkan sakit kepala yang menghasilkan rasa sakit selama beberapa hari tanpa henti dapat menjadi tanda dari kanker otak.

Selain itu, tulang dan kanker testis dapat sering menghasilkan nyeri yang tajam pada tahap awal pengembangan. Perhatikan tubuh Anda dan jangan pernah mengabaikan rasa sakit berlangsung berhari-hari.

Benjolan di bawah kulit

Benjolan di bawah kulit juga sering dikaitkan dengan kanker payudara atau testis. Benjolan ini dapat terjadi di hampir semua daerah jaringan lunak tubuh.

Jika Anda menemukan adanya benjolan atau massa di bawah kulit, segera lakukan tindakan terbaik. Segera periksakan diri ke dokter dan lakukan tes untuk mengetahui penyebab timbulnya benjolan.

Bengkak di kaki

Gejala kanker yang juga sering diabaikan adalah bengkak di bagian kaki. Menurut University of Texas MD Anderson Cancer Center, pembengkakan di daerah-daerah kaki disertai dengan rasa sakit dan atau keputihan, bisa menjadi tanda kanker serviks.

Bercak Putih di Mulut

Meskipun gejala ini sering diabaikan, tapi Anda perlu tahu, biasanya, bercak putih di mulut bisa jadi tanda kanker. Ini bisa terjadi pada pria maupun wanita. Bercak ini sering dikaitkan dengan segala bentuk penggunaan tembakau.

Menurut American Cancer Society serta University of Texas MD Anderson Cancer Center, mereka biasa menyebut leukoplakia yang diartikan sebagai suatu kondisi prakanker yang ditandai oleh berbagai bercak putih di dalam mulut dan gusi.

Meskipun luka mulut dan bisul sering diabaikan dan dianggap sebagai iritasi, namun jika Anda merupakan pecandu tembakau, Anda harus memperhatikan setiap perubahan yang terjadi dalam mulut.

Seperti disebutkan di atas, leukoplakia bisa berdampak pada laki-laki dan perempuan melalui merokok, tapi kondisi ini ditemukan lebih sering pada pria yang menyalahgunakan rokok serta tembakau tanpa asap.

Perubahan pada permukaan kulit

Timbulnya bintik di kulit, tanda seperti tahi lalat, atau kutil yang berubah bentuk atau warna harus dicurigai. Karena, perubahan kulit yang disertai dengan rasa gatal yang berlebihan harus bisa menjadi gejala awal berbagai jenis kanker kulit, termasuk melanoma, bisa menjadi penyebab gejala ini.

Penyebab utama dari melanoma adalah paparan sinar Matahari. Dan Anda perlu curiga jika timbul bintik di kulit atau tahi lalat berubah warna atau ukuran. Segera periksakan diri ke dokter.

Kebiasaan buang air yang aneh

Kebiasaan buang air yang berubah juga bisa jadi gejala awal kanker. Jika Anda mengalami lebih sering buang air kecil atau besar, atau bahkan sulit buah air kecil atau besar, ini bisa menjadi tanda awal kandung kemih atau kanker prostat.

Keluarnya darah dalam urine atau feses juga bisa menjadi gejala dari kondisi medis yang serius.

Perubahan kebiasaan buang air besar, seperti tinja berdarah tersebut atau sering diare dapat menjadi tanda dari masalah kolorektal.

Demam berkepanjangan

Meskipun demam sering diabaikan dan dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan ringan seperti pilek, tapi demam berkepanjangan bisa jadi tanda peringatan untuk kondisi yang mengancam jiwa.

Kanker seperti leukemia dan limfoma dapat memengaruhi sistem kekebalan tubuh. Dan untuk melawan adanya infeksi akibat kanker, biasanya tubuh mengalami demam.

The American Cancer Society pun meminta banyak orang untuk mewaspadai demam yang berkepanjangan. Jangan pernah mengabaikan setiap demam yang dialami seseorang.