Lima Emosi dan Dampaknya untuk Tubuh

Ilustrasi wanita menangis.
Sumber :
  • pixabay/Tobbo

VIVA.co.id –  Hubungan antara pikiran dan tubuh masih menjadi banyak perdebatan. Banyak peneliti yang mencoba menggali hubungan tersebut dan sebuah penelitian di Finlandia melakukan lima eksperimen dengan 700 lebih partisipan. Penelitian tersebut mencari tahu bagaimana emosi tertentu dapat memengaruhi bagian tubuh yang berbeda.

Suwen atau The Book of Plain Questions juga mengungkap kaitan yang sama di area anatomi, fisiologi, dan terapi. Berangkat dari hal ini, berikut ini adalah beberapa emosi yang mempengaruhi bagian tertentu dari tubuh Anda seperti dikutip dari Times of India.

Senang - Jantung
Menurut pengobatan China tradisional, jantung bisa dikaitkan dengan perasaan senang atau gembira. Di sini, kesenangan bukan merujuk pada gagasan mengenai kepuasan tapi lebih kepada kesenangan yang meluap dan stimulasi berlebih. Kesenangan berlebih dapat menyebabkan insomnia, agitasi, dan jantung berdebar.

Marah - Hati
Emosi marah biasanya dikaitkan dengan candaan yang membuat tersinggung hingga menyebabkan rasa kesal atau benci. Diyakini bahwa emosi ini tersimpan di hati dan kantung empedu yang mengandung empedu. Marah bisa menyebabkan sakit kepala dan hipertensi yang pada akhirnya berpengaruh pada perut dan limpa.

Sedih atau Cemas - Paru-paru
Menurut pengobatan tradisional China, rasa sedih diketahui dapat memengaruhi paru-paru dan kecemasan juga diketahui memengaruhi paru-paru serta usus besar. Emosi ini dapat menyebabkan kelelahan, napas sesak, atau kolitis ulserativa.

Takut - Ginjal
Jika ketakutan dirasakan sangat mendalam atau terjadi dalam waktu yang lama, emosi ini lama kelamaan dapat mempengaruhi ginjal Anda secara negatif. Hal ini juga menjelaskan kenapa seseorang sering buang air kecil ketika merasa ketakutan, khususnya pada anak-anak.

Termenung - Limpa
Termenung sering dikaitkan dengan proses berpikir yang berat yang dapat menguras energi dan menyebabkan perselisihan. Emosi melankolis ini juga diketahui dapat memengaruhi limpa dan mengakibatkan lesu dan kurang konsentrasi.