Bahaya Mengerikan Asap Rokok untuk Perempuan dan Anak-anak

Ilustrasi dilarang merokok
Sumber :
  • Pixabay

VIVA.co.id – Rokok tidak hanya berbahaya untuk mereka para perokok aktif. Orang-orang di sekitar yang menghisap asap rokok atau biasa dikenal dengan perokok pasif juga bisa merasakan dampak bahayanya.

Mengerikannya, para wanita yang sering menjadi perokok pasif juga sangat berbahaya. Bahkan, sangat berisiko menderita kanker serviks.

Data Riset Kesehatan Dasar 2013 menemukan sebanyak 54 persen perempuan menjadi perokok pasif di rumah. Hal tersebut, tentu membuat racun nikotin masuk ke tubuh dan dimetabolisme menjadi kotinin.

"Tentu semua racun harus dibuang tubuh, kotinin ini nantinya dikeluarkan dari tubuh melalui banyak cara, salah satunya mulut rahim. Tidak heran perokok pasif memiliki kejadian kanker serviks yang tinggi," ujar Aktivis Komnas Pengendalian Tembakau, dr. Hakim Pohan SpOG, dalam acara Dampak Tembakau pada Perempuan dan Anak, di Kantor Komnas Perempuan, Jakarta, Kamis, 2 Februari 2017.

Hakim menjelaskan, paparan terus menerus oleh asap rokok, membuat kotinin terus diproduksi tubuh dan membuat kerusakan pada mulut rahim. Hal tersebut yang membuat bahaya kanker serviks pada wanita memiliki angka yang tinggi.

Selain mulut rahim, kotinin juga bisa dibuang dari tubuh melalui usus dan lidah. Sehingga, tidak menutup kemungkinan, bahaya kanker juga menyerang organ tersebut.

Tak hanya menyerang kaum hawa, asap rokok juga sangat berbahaya jika menyerang anak-anak. Paparan asap rokok tersebut tidak hanya menyerang sistem pernapasan anak namun juga merusak tumbuh kembangnya.

"Akibat paparan asap rokok, banyak anak yang alami gangguan pendengaran karena tumpukkan kotoran di telinganya, atau menjadi sering batuk dan pilek. Bahkan, tubuh stunting juga dipicu oleh asap rokok tersebut," ucapnya.