Kesemutan, Waspada Gejala Gangguan Tiroid

akupuntur
Sumber :
  • Pixabay/ Andreas

VIVA.co.id – Gangguan tiroid adalah gangguan yang menyerang kelenjar tiroid, baik gangguan fungsi dalam memproduksi hormon tiroid maupun adanya kelainan kelenjar tiroid tanpa gangguan fungsi. Setiap manusia memiliki kelenjar tiroid yang berbentuk seperti kupu-kupu dan terletak pada bagian depan bawah leher.

Kelenjar tiroid bertugas untuk menghasilkan hormon tiroid yang berfungsi untuk memastikan jaringan dan organ tubuh bekerja dengan benar. Hormon tiroid membantu tubuh menggunakan energi, menjaga tubuh tetap hangat dan menjaga otak, jantung, otot, dan organ lain bekerja sebagaimana mestinya.

Ada dua tipe utama dalam gangguan tiroid, yaitu hipotiroid dan hipertiroid. Ahli penyakit dalam, Dr. dr. Roy Panusunan Sibarani, SpPD-KEMD, menjelaskan, hipotiroid merupakan kondisi di mana hormon tiroid yang diproduksi sedikit yang disebabkan hormon tiroid tidak diproduksi. Hipotiroid dapat dialami oleh orangtua baik laki-laki maupun perempuan yang berusia di atas 65 tahun, namun angka pada wanita lebih banyak.

"Gejala atau tandanya kadang tidak kelihatan, jadi pasien tidak tahu itu hipotiroid atau bukan. Tapi, yang paling banyak bisa kelihatan gejalanya adalah jadi gemuk, berat badan semakin lama semakin naik," ujar Roy saat acara Pekan Kesadaran Tiroid Internasional di Kementerian Kesehatan, Jakarta, Jumat 26 Mei 2017.

Gejala lainnya adalah dia menjadi tidak tahan dingin, biasanya mereka akan mengatakan seperti sedang duduk di depan lemari es. Selain itu, terjadi pula gangguan haid, sembab, dan kesemutan.

Sedangkan hipertiroid merupakan kondisi di mana hormon tiroid terlalu berlebihan. Kebalikan dari hipotiroid, kata Roy, hipertiroid membuat berat badan semakin lama semakin turun. Hal ini terjadi karena hormon memicu metabolisme tubuh berjalan dengan cepat.

Hipertiroid cenderung terjadi karena faktor keturunan dan sering terjadi pada perempuan di usia muda.