Pilihan Menu Sehat Buka Puasa untuk Penderita Jantung

Suasana berbuka puasa.
Sumber :
  • REUTERS / Kim Kyung-Hoon

VIVA.co.id – Mengalami gangguan pada jantung bukan berarti harus berhenti berpuasa. Terlebih, berpuasa dengan menu yang tepat, efektif menurunkan kadar tekanan darah yang berdampak baik pada jantung.

Berpuasa dilakukan dengan cara menahan lapar dan haus dari subuh hingga petang. Cara ini, ternyata, mirip dengan ketogenik diet, yang efektif menurunkan berat badan.

"Puasa bisa disamakan dengan keto diet, karena pilihan makanan yang tepat, bisa memicu penurunan berat badan secara efektif. Penurunan berat badan ini pastinya berdampak pada banyak hal," ujar spesialis penyakit jantung, dr. Antono Sutandar, SpJP(K), kepada VIVA.co.id beberapa waktu lalu.

Ketogenik diet, mengusung pola makan dengan menghindari karbohidrat dan karbohidrat olahan. Selain itu, diet ini juga menekan konsumsi garam seminimal mungkin.

"Jadi kalau mau buka puasa, supaya tahan lapar, jangan makan sesuatu yang manis dan dibungkus tepung terigu atau dibuka dengan nasi, kentang, talas. Prinsip dietnya yaitu tinggi protein dan lemak baik," paparnya.

Pilihan protein hewani yaitu mencakup daging yang mengandung otot, bukan lemak. Atau, protein nabati seperti kacang dan jamur. Jika ini dilakukan selama berpuasa, berat badan yang menurun, bisa berdampak pada kesehatan jantung.

"Berat badan yang turun, bisa menurunkan tekanan sistolik (tekanan darah). Rendah garam juga efektif dalam menurunkan tekanan darah secara keseluruhan." (ren)