Ketahui Enam Alternatif Minyak Sehat Selain Zaitun

Ilustrasi minyak nabati
Sumber :
  • Pixabay

VIVA.co.id - Memasak menggunakan minyak nabati jauh lebih sehat dibanding menggunakan butter atau minyak hewani. Hal tersebut diungkapkan oleh sebuah studi yang pernah dilakukan tahun 2015 lalu.

Hal tersebut berkaitan dengan fakta bahwa minyak nabati mengandung lebih sedikit lemak jenuh dan bebas kolesterol. Selain itu, minyak nabati juga mengandung antioksidan seperti vitamin E yang efektif untuk menangkal radikal bebas, mencegah penuaan dini dan bahkan kanker.

Bicara minyak sehat, orang pasti akan selalu menyebutkan minyak zaitun. Minyak satu ini memang mengandung lemak baik, rendah kolesterol dan polifenol yang bermanfaat mengurangi tekanan darah tinggi dan mengurangi risiko terkena penyakit jantung.
 
Namun sayang, selain harganya yang relatif mahal, minyak zaitun yang asli dan alami juga sulit ditemukan.
 
Jangan dahulu merasa khawatir. Ada beberapa alternatif minyak sehat lain yang bisa Anda gunakan selain minyak zaitun. Berikut ini beberapa diantaranya, seperti dilansir dari Food World News.
 
Minyak kacang
 
Meskipun harganya lebih murah, minyak kacang memiliki khasiat yang sama dengan minyak zaitun. Minyak ini mengandung vitamin E dan resveratrol, yaitu zat antioksidan yang dapat mengurangi risiko terkena stroke dan penyakit jantung. Minyak ini cocok digunakan untuk memanggang, menggoreng dan menumis.
 
Minyak alpukat
 
Minyak ini mengandung asam lemak omega-3 dan lemak baik yang berfungsi untuk menggurangi kadar kolesterol jahat dan menghasilkan kolesterol baik. Minyak alpukat cocok digunakan untuk sayur-sayuran, salad, dan sup. Rasanya tidak berbeda jauh dengan butter yang dapat memberikan cita rasa pada makanan.
 
Minyak kelapa
 
Asam laurat yang terdapat dalam minyak ini dapat meningkatkan level kolesterol baik. Minyak ini cocok untuk memanggang dan dapat digunakan sebagai pengganti butter. Minyak kelapa juga jauh lebih sehat dan dapat menjadi alternatif untuk menggantikan lemak hewani dan memiliki rasa yang kurang lebih sama dengan vanila.
 
Minyak biji anggur
 
Menurut sejumlah studi, minyak biji anggur memiliki senyawa yang mengandung zat anti kanker. Selain itu, minyak ini juga memiliki titik asap yang tinggi dan cocok untuk berbagai tipe masakan karena rasanya yang lembut.
 
Minyak flaxseed
 
Minyak flaxseed merupakan salah satu sumber asam lemak omega-3 yang baik dan cocok digunakan untuk diet. Sayangnya, minyak ini memiliki titik asap yang rendah sehingga tidak bisa digunakan untuk memasak.
 
Minyak kelapa sawit
 
Minyak kelapa sawit mengandung vitamin E yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Namun, minyak satu ini mengandung lemak trans dan minim kandungan gizi. Jangan lupa hindari makanan yang menggunakan partially hydrogenerated palm oil atau minyak kelapa sawit yang dipompa dengan hidrogen dalam suhu tinggi. Minyak ini dapat digunakan untuk kari, makanan rebusan, mi dan omelet.
 
Hal yang perlu diingat saat memilih minyak untuk memasak adalah Anda wajib mempertimbangkan titik asap dalam memilih minyak nabati, karena ketika mencapai titik asap yang melebihi batas, minyak akan menghasilkan zat-zat berbahaya.
 
Selain itu, selalu periksa kadar minyak yang digunakan. Penggunaan minyak berlebih akan menghasilkan banyak kalori. Dua sendok makan minyak dalam sehari adalah takaran yang disarankan untuk orang dewasa.