Berburu Takjil Unik di Festival Kuliner Ngabuburit

Nasi ucil, salah satu hidangan di Festival Kuliner Ngabuburit.
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Rintan Puspitasari.

VIVA.co.id – Ada yang berbeda dengan pemandangan La Piazza saat sore di bulan Ramadan kali ini. Lapangan yang semula sepi disulap menjadi puluhan kios makanan dan minuman yang siap membuat kenyang dan melegakan dahaga.

Beberapa stan yang ada tampak menjajakan kuliner lezat yang pasti membuat bingung untuk membeli. Mulai dari makanan Manado, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, bahkan hingga Timur Tengah dijajakan di Festival Kuliner Ngabuburit, La Piazza, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Dari sekian jajanan yang ditawarkan, sebagian memang sudah sering dijumpai di acara serupa yang digelar setiap tahun, seperti kurma, serabi, mie Atjeh. Tapi kali ini ada beberapa stan baru yang cukup banyak menarik minat pembeli.

Di antaranya seperti Rawon Merah Surabaya, Eskimo, Es Jelly Acen, hingga Roti Tisu yang dibuat seperti topi kerucut panjang. Penasaran, akhirnya VIVA.co.id, menjajal makanan-makanan unik yang baru hadir di Festival Kuliner tahun ini.

Kami mulai dari Rawon Merah Surabaya. Awalnya pasti berpikir seperti apa rawon tapi merah, ternyata kuah rawonnya tetap hitam dari kluwek, yang menjadikan merah adalah sambal yang nantinya ditambahkan ke dalam kuah rawon.

Dari segi rasa, kuah rawon ini terlalu banyak dan dominan bumbu rempah lain, sehingga rasa asli rawon sendiri tertutup. Harga satu paket rawon lengkap dengan kerupuk udang dan telur asin Rp39.000.

Untuk yang penasaran dengan roti Tisu seperti apa, wajib datang dan mencoba roti yang dijual bersamaan dengan martabak Mesir ini. Jangan kaget dengan bentuknya yang tinggi menjulang mirip topi ulang tahun, karena roti ini memang dibuat seperti itu.

Roti tisu dibuat dari kulit martabak, dengan cara membuat yang juga mirip dengan martabak telur, hanya yang berbeda adalah sentuhan akhirnya, selain dibentuk mengerucut. Roti ini juga disiram dengan susu cokelat.

Soal rasa, roti yang sebenarnya juga nikmat dimajan dengan kuah kari ini cukup gurih, hanya saja kurang renyah. Harga roti Tisu ini berkisar mulai Rp20.000 hingga Rp25.000, tergantung pilihan rasa. Tersedia roti tisu cokelat keju, atau cokelat susu.

Tak ingin terlalu kenyang saat berbuka, kali ini harus mencoba nasi ucil. Nasi uduk yang biasanya dalam porsi besar kali ini disulap mirip dengan kemasan nasi kucing yang sangat imut. Dengan pilihan teri, hingga udang, pengunjung bebas menentukan akan seperti apa nasi uduk pilihannya.

Soal makanan pencuci mulut, pengunjung Festival Kuliner Ngabuburit wajib mencoba dua es ini, Es Jelly Acen dan Eskimo. Kesegaran dua es ini sangat cocok dinikmati saat berbuka puasa. Es Jelly Acen sendiri memberi kesegaran di mulut setelah seharian berpuasa.

Sedangkan Eskimo dengan mengusung konsep eskrim jadul, soal rasa memang belum bisa dibandingkan dengan es krim jadul lainnya yang telah banyak dikenal masyarakat. Namun untuk yang penasaran tidak ada salahnya mencoba es krim yang ditawarkan dengan seharga Rp24.000 ini.

Sebagai tambahan informasi, Festival Kuliner Ngabuburit sendiri terdiri dari 49 stan, dengan komposisi stan lama 40 persen dan 60 persen baru. Kegiatan tersebut akan digelar hingga 26 Juni 2016.