Bicara dengan Orang Asing di Bus Kota Ternyata ada Etikanya

Ilustrasi Bus Transjakarta.
Sumber :
  • ANTARA/Wahyu Putro A

VIVA.co.id – Saat bepergian seorang diri dengan bus, kereta, atau pesawat, Anda tidak akan pernah tahu siapa yang akan duduk di sebelah Anda.

Terkadang, orang yang duduk di sebelah Anda bisa menjadi teman yang menyenangkan atau bahkan rekan bisnis Anda. Tapi, tak jarang pula Anda dibuat tidak sabar untuk segera sampai tujuan agar terhindar dari pembicaraan yang membosankan, musik yang terlalu kencang, atau bau tak sedap.

Meski begitu, ada etiket yang harus Anda ketahui berkaitan dengan menghadapi orang asing di dekat Anda. Psikolog Judi James menuturkan, yang terpenting adalah membaca bahasa tubuh mereka.

Artinya berikan tanda yang jelas, pasang muka tidak berekspresi saat Anda ingin seseorang menjauh atau berbicara menyenangkan ketika Anda ingin menjalin pertemanan.

Menurut laman Daily Mail, James mengatakan tanda paling utama saat seseorang tidak ingin diajak berbicara adalah ketika mereka menunjukkan wajah bengong.

"Ekspresi wajah yang datar, tidak bergerak yang kita gunakan ketika berada di transportasi umum dan di tempat di mana kita masuk ke dalam ruang sosial dengan orang asing dan ingin memberitahukan bahwa kita tidak jahat dan hanya ingin menjadi orang yang tidak terlihat," kata James.

James melanjutkan penjelasannya bahwa ketika seseorang tidak ingin diajak berbicara, mata mereka tidak ada ekspresi dan tidak fokus pada apapun, hanya memandang lurus saja.

"Ekspresi itu membuat kita terlihat menyedihkan tapi ini adalah teknik menyelamatkan diri hewan seperti kadal yang berdiam diri supaya tidak dimakan ular," lanjutnya.

Selain itu, James menambahkan, orang biasanya akan menggunakan ponsel mereka untuk menciptakan batas jika mereka tidak tertarik berbicara dengan orang lain. Jika mereka sangat serius ketika mengetik pesan atau beralih ke voicemail, ini tanda yang sangat jelas jika dia tidak ingin diganggu.

Namun, jika Anda ingin mengajak berbicara teman duduk Anda, James mengatakan agar Anda memilih topik dari hal yang sama-sama Anda lalui dengannya. Topik pembicaraan seperti pemberangkatan yang tertunda, makanan tidak enak, AC tidak menyala, atau cuaca, terkadang bisa menjadi pembuka pembicaraan yang efektif.

Jika ada ketertarikan romantis dengan teman duduk Anda, James mengingatkan kalau situasi seperti itu harus dikendalikan dengan hati-hati. Dia mengingatkan bahwa duduk di sebelah seseorang yang gagal Anda 'rayu', akan membuat dia menjadi tidak nyaman.

Hal itu juga tidak membuat Anda berada dalam sudut yang menguntungkan. Untuk membuat pasangan duduk Anda merasa nyaman dan membuat dia melihat Anda dengan jelas, berdirilah untuk pergi ke toilet atau meminta untuk bertukar tempat duduk.

James mengatakan, trik untuk menarik perhatian teman perjalanan Anda adalah dengan menahan tatap mata pertama Anda selama sedetik lebih lama dari biasanya dan tunggu apakah sinyal Anda mendapat balasan dari tatapan yang sama.

Jika iya, maka Anda bisa mencoba membuat dia tertawa dengan pembicaraan menyenangkan. James menambahkan bahwa humor adalah bentuk menarik perhatian yang paling aman dalam situasi seperti itu.

(ren)