Vaksin Sudah Bersih dari DNA Babi, Benarkah?

Ilustrasi vaksin
Sumber :
  • Pixabay/Chillsoffear

VIVA.co.id – Kekhawatiran vaksin yang mengandung babi, kembali menyeruak. Banyak kabar miring yang memaparkan, vaksin yang digunakan saat ini, masih mengandung babi dan belum halal.

Vaksin yang disinyalir mengandung babi yakni dengan kandungan tripsin dan gelatin di dalamnya. Namun, tripsin sendiri sudah dicuci bersih melalui ribuan proses agar DNA babi menghilang.

"Protein itu awalnya pakai tripsin. Kemudian dipecah dan dicuci, jadi tripsin sudah enggak ada. Beribu kali proses, maka bersihlah dari tripsin. Vaksin yang sudah dicuci itu, akhirnya dites, tidak mengandung DNA babi sama sekali,"  ujar spesialis anak konsultan penyakit tropikal & infeksi, Dr. dr. Hinky Hindra Sataro, Sp. A (K), M. TropPaed., kepada VIVA.co.id.

Sama halnya dengan kandungan gelatin. Di mana awalnya vaksin digabung dengan tulang rawan babi untuk membasmi para virus. Tapi, seiring perkembangan teknologi, gelatin sudah diubah rumusan kimianya agar terhindar dari kandungan babi.

"Dari tulang babi, diproses lagi, jadi rumus kimianya sudah enggak sama dengan babi. Meski gelatin tetap ada, DNA babi sudah tidak ada," paparnya.

Sehingga, Hinky menegaskan agar tidak adanya kesalahpahaman pada masyarakat terkait halal-haramnya vaksin. Sebab, dengan proses dan teknologi yang semakin baik, kandungan babi tersebut telah dihilangkan.

"Jadi vaksin-vaksin itu dites sudah enggak ada lagi yang mengandung babi. Sekarang vaksin sudah enggak ada DNA babi lagi. Sudah dibersihkan dan diproses, jadi sudah bebas dari najis."