Nggak Mahal Kok, Segini Bujet buat Wisata Alam dan Kuliner di Tomohon

Bunga asal Tomohon untuk Festival Internasional Bunga Tomohon 2017.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Agustinus Hari

VIVA – Data Dinas Pariwisata tentang jumlah kunjungan ke Tomohon, Sulawesi Utara dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Tercatat pada tahun 2015 lalu setidaknya ada 15 ribu wisatawan mancanegara (wisman) yang datang.

Sedangkan di 2016, ada kenaikan wisman menjadi 49 ribu, dan 2017 sebanyak 79 ribu wisman datang ke Tomohon. Sedangkan di tahun 2018 hingga saat ini (Quartal I) tercatat sudah ada 60 ribu wisman.

Kepala Dinas Pariwisata Tomohon, Masana Pio, menjelaskan bahwa meningkatnya jumlah turis ke Tomohon tidak terlepas dari charter flight dari China ke Manado.

"Kenaikan terbesar dari 2016 ke 2017 dari 49 ribu menjadi 79 ribu, ini karena adanya charter flight ke Manado. Rata-rata wisman 90 persen yang ke Manado akan ke Tomohon karena Tomohon destinasi yang paling deket dengan Ibu Kota yang paling lama ditempuh selama satu jam," kata dia saat ditemui di Gedung Sapta Pesona Senin 9 Juli 2018.

Meningkatnya jumlah kunjungan ke Tomohon berdampak pada perekonomian masyarakat setempat. Sebab dalam sehari wisman biasanya akan mengeluarkan uang rata-rata sebesar Rp150 ribu. Uang itu digunakan untuk membeli beberapa souvenir asal Tomohon.

"Rp150 ribu itu per orang hanya untuk belanja souvenir di luar makan dan minum," kata dia.

Untuk souvenir sendiri, beberapa unggulan antara lain kerajinan tangan khas masyarakat setempat. Sebut saja souvenir berbahan dasar bambu seperti topi hingga tempat lampu.

Tidak hanya itu, pengeluaran terbesar yang dikeluarkan oleh wisman adalah untuk makan hingga berbelanja beberapa buah di pasar lokal. Untuk makanan, biasanya wisman China akan mencari beberapa masakan ekstrem yang jarang ditemui mereka seperti kelelawar, tikus, hingga ular yang ada di pasar kuliner.

Selain itu, ada juga pengunjung yang lebih banyak menyasar beberapa wisata yang menyajikan pemandangan alam seperti danau.

"Tipikal turis yang datang ke Tomohon berbeda. Kalau turis Eropa suka mencari wisata yang ekstrem seperti Gunung Lokon, Gunung Mahawu, hingga air terjun. Kalau wisman China lebih ke objek yang menyajikan pemandangan alam," jelas dia.