Negara-negara Ini Punya Jalanan Paling Bahaya di Dunia

Ilustrasi jalan raya
Sumber :
  • VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar

VIVA.co.id – Keamanan lalu lintas menjadi faktor utama bagi wisatawan untuk berkunjung ke suatu negara. Biasanya para turis memilih kawasan yang aman dan minim kecelakaan lalu lintas.

WHO mencatat sekitar 1,25 juta orang meninggal dunia setiap tahunnya akibat kecelakaan lalu lintas di jalan raya. Penyumbang kecelakaan terbanyak dipegang oleh negara-negara berkembang dan negara miskin. Hal ini karena negara tersebut belum memiliki fasilitas yang mumpuni untuk mengurangi angka kecelakaan.

Berdasarkan data yang diperoleh WHO, negara-negara di Benua Amerika menyumbang hampir 16 persen kecelakaan lalu lintas, 9,3 persen di Eropa, sekitar 20 persen di Timur Tengah, 17 persen di Asia Tenggara, dan lebih dari 26 persen terdapat di Afrika.

Dilansir dari Theactivetime, berikut daftar negara-negara yang memiliki angka kecelakaan lalu lintas tertinggi di dunia.

Libya

Tingkat kematian akibat lalu lintas di Libya adalah 73,4 per 100.000 orang. Pada tahun 2013 saja tercatat lebih dari 3.606 kematian, meskipun WHO memperkirakan jumlah sebenarnya berada di atas 4.500.

Namibia

Tingkat kematian tertinggi dari kecelakaan jalan di Namibia (45 per 100.000), menurut data dari WHO. Penyebab kecelakaan lalu lintas di Namibia karena masih sedikitnya jalan beraspal, dan banyak jalan lurus yang panjang. Hal itu cenderung membuat para pengemudi menjadi lalai.

Thailand

Tingkat kematian Thailand adalah 36,2 orang tiap per 100.0000. Meskipun tergolong negara yang cukup maju, namun negara ini terbilang tidak tertib dalam berkendara. Padatnya aktivitas di jalan raya dan pengemudi jalan ugal-ugalan, menjadikan negara ini rawan kecelakaan.

Sudan

Negara ini terbilang kacau lalu lintasnya. Selain lalu lintasnya yang semrawut, ada konflik bersenjata di negara ini yang juga membuat jalan rayanya tidak aman untuk pengemudi. Saat ini Sudan termasuk negara konflik yang melibatkan pemerintah dan pemberontak. Hal itu membuat Sudan tidak aman untuk mengemudi.

Venezuela

WHO mencatat terdapat 35 kematian per 100.000 orang. Venezuela tergolong negara yang aman untuk mengemudi, namun penyebab tingginya angka kecelakaan karena padatnya arus lalu lintas dan perjalanannya yang melintasi tebing-tebing curam. Justru, mulusnya jalanan di negara ini, banyak membuat para pengemudi terlena.

Iran

Tingkat kematian di Iran tercatat 32,1 per 100.000 orang. Sebagian besar korban adalah penumpang roda empat (24 persen) dan pejalan kaki (23 persen).