Tour de Bintan Siap Digelar 3-5 Maret

Konferensi pers Tour de Bintan
Sumber :
  • VIVA.co.id/Nurhendra Saputra

VIVA.co.id – Pulau Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, siap menggelar acara olahraga wisata bertaraf internasional. Pada 3-5 Maret 2017, Bintan akan menggelar Tour de Bintan.

Rencana tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Riau, Buralimar dalam siaran pers yang diterima VIVA.co.id, Selasa, 21 Februari 2017.

Ratusan pembalap sepeda dari 70 tim dan komunitas berbagai negara, siap datang ke Bintan. “Tahun ini ada sekitar 800 pembalap dari 40 negara yang ambil bagian di Tour de Bintan 2017. Mayoritas dari Singapura,” ujar Buralimar.

Ajang olah raga wisata Tour de Bintan ini sudah dikenal dunia. Sebab, acara ini memiliki jumlah penonton cukup banyak. Nama Tour de Bintan itu juga masuk dalam kalender balap sepeda dunia untuk kategori Grand Fondo World Series 2017.

“Dampak ekonominya sangat besar. Sport event di Batam, Bintan, Anambas, dan seputar Provinsi Kepulauan Riau itu sangat penting untuk pasar wisman (wisatawan mancanegara) dengan originasi Singapura, atau ekspatriat yang bekerja di sana,” kata dia.

Survei menunjukkan, 60 persen dari sport tourism itu akan datang lagi ke destinasi tersebut. Termasuk wisatawan asal Singapura yang hanya butuh waktu menyeberang 45 menit ke Kepulauan Riau.

Pada 2016 ada 70 tim balap sepeda yang mengikuti Tour de Bintan, paling banyak berasal dari Singapura. Persentasenya mencapai 30 persen.

Setelah itu Inggris 19 persen, Australia 12 persen, sedangkan Indonesia hanya 6 persen, dan sisanya Hong Kong, Malaysia, Amerika Serikat, Kanada, Jerman, Jepang, Prancis, dan Selandia Baru.

Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata, Esthy Reko Astuti menuturkan, pengaruh ekonominya dinilai sangat tinggi.

“Tahun lalu direct value-nya sekitar Rp30 miliar, indirect atau media value-nya Rp20 miliar dan diliput 150 media internasional. Ini daya ledaknya luar biasa,” kata Esthy.

Untuk tahun ini, Tour de Bintan kembali dibagi dalam dua kelompok. Pertama, kelas kompetitif yang terbagi menjadi empat kategori, yaitu kategori 1, 2, dan 3 untuk pria, serta 1 kategori untuk wanita.

Tur juga menawarkan Gran Fondo, atau “Big Ride”, bagi pengendara sepeda yang ingin merasakan pengalaman bersepeda seperti pro dalam rute penuh, tapi tanpa perasaan stres karena berkompetisi.

Gran Fondo Double ditujukan untuk mereka yang memiliki jiwa petualang tinggi, dengan tur mencakup dua hari bersepeda dengan total lintasan 260 kilometer. 

Sementara itu, untuk mereka yang hanya ingin bersepeda satu hari, dapat memilih antara Gran Fondo Classic (153 km) dan Gran Fondo Challenge (82 km). (art)