Sensasi Naik Kereta Gantung di Pantai Timang Gunungkidul

Kereta Gantung di Pantai Timang Gunungkidul
Sumber :
  • Dok. Siti Farhani

VIVA.co.id – Pantai Timang merupakan salah satu pantai tersebar di wilayah Gunungkidul, tepatnya di Pendukuhan Danggolo, Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pantai ini terbilang cukup unik dan sangat menantang. Terbagi menjadi dua area dan memiliki sebuah transportasi khusus untuk sampai di antara dua area berbeda itu.

Pada area pertama, berada di sebelah timur yang merupakan pantai dengan pasir berwarna putih. Sedangkan pada area kedua, berada pada sisi bagian barat yang berupa perbukitan batu-batuan terjal yang berbatasan langsung dengan laut.

Pemandangan menakjubkan pun akan terlihat, apabila Anda mampu melintas area kedua berupa perbukitan batu-batuan terjal itu. Nah, perbukitan batu itu dikenal dengan nama batu panjang atau pulau panjang dan atau pulau timang.

Untuk bisa sampai ke pulau timang, Anda diharuskan menyeberang melalui area pertama dengan menggunakan sebuah kereta gantung yang dibuat secara tradisional. Kereta gantung itu terbuat dari kayu dan bambu, dirangkai dengan tambang tali plastik yang sangat kuat sehingga dapat menopang berat badan dari seseorang.

"Tempatnya menarik, cocok buat yang suka traveling sambil menantang adrenalin. Karena buat nyeberang ke sana (Pulau Timang) kita mesti naik gondola atau jembatan dan atau kereta gantung," kata seseorang yang pernah mengunjungi Pulau Timang di Gunungkidul, Yogyakarta, Siti Farhani kepada VIVA.co.id, Minggu 7 Mei 2017.

Bagi Anda yang ingin menyeberang ke Pulau Timang, memang cukup mengeluarkan kocek yang mahal. Namun, setelah Anda membayar sebanyak Rp150 ribu untuk kereta gantung dan Rp100 untuk jembatan, Anda bisa merasakan panorama keindahan pulau tersebut dengan sangat menakjubkan.

Selain wisata yang dapat memicu adrenalin, ternyata, di sana juga banyak beberapa spot untuk berfoto yang menarik. Dari sana juga, Anda bisa merasakan indahnya matahari terbenam.

"Pemandangan indah banget. Bikin enggak mau pulang, karena banyak spot foto menarik di sana. Apalagi sambil menyaksikan sunset," ujarnya.

Adapun akses menuju pulau timang terkesan sulit. Karena, jalan menuju ke pantai itu sangat terjal dan berbatu.

Sehingga disarankan, untuk menuju ke pulau tersebut dengan menggunakan sepeda motor. Namun, bagi Anda yang tak menggunakan sepeda motor pribadi, tersedia banyak tukang ojek yang dibanderol sebanyak Rp40 ribu. Dan, bagi Anda yang menggunakan kendaraan roda empat, cukup membayar parkir sebanyak Rp5 ribu.

Meski demikian, dibalik sulitnya perjalanan menuju ke sana, ternyata pulau timang adalah tempat yang paling baik bagi para nelayan untuk mendapatkan hasil laut. Masyarakat setempat sering menggunakan kereta gantung ini menuju Pulau Timang untuk mencari hasil laut yang banyak terdapat di sana terutama lobster.

Hasil laut berupa lobster yang memiliki nilai jual tinggi inilah yang membuat masyarakat setempat sampai rela bersusah payah dan berjuang untuk menuju ke pulau timang dengan medan berbahaya untuk mendapatkan hasil tangkapan tersebut.