Berebut Manis BlackBerry
- rim.com
Salah satunya diutarakan tokoh telematika Indonesia Onno W. Purbo. Onno mengatakan bahwa RIM adalah penyedia aplikasi, sehingga tidak bisa dikenakan kewajiban seperti halnya operator atau penyedia layanan internet (ISP).
“Operator telekomunikasi wajib membayar USO, Pendapatan Negara Bukan Pajak (BHP Frekuensi, BHP ISP), pajak. Aplikasi Internet tidak wajib membayar USO, PNBP (BHP Frekuensi, BHP ISP),” kata Onno pada artikel di situs Wiki yang ia kelola. Lebih jauh, kewajiban penyedia aplikasi Internet adalah sebatas membayar Pajak PPN, PPh, dan PPh Badan.
Lebih jauh, Onno juga menyangsikan klaim Menteri Tifatul yang mengatakan bahwa RIM tidak membayar pajak sepeserpun di Indonesia. “RIM gak bayar pajak? Emang pelanggan BB gak bayar PPN waktu langganan via operator? Seriuskah?”
RIM sendiri langsung merilis pernyataan resmi, tak lama setelah tudingan serius Menteri Tifatul kepada pihaknya. “RIM hendak mengklarifikasi bahwa RIM telah dan selalu beroperasi dengan mematuhi hukum di masing-masing negara, termasuk Indonesia. RIM selalu membayar pajak dari bisnisnya,” kata Gregory Wade, Managing Director RIM South East Asia, pada pembukaan acara DevCon 2011 yang digelar di Nusa Dua, Bali, pada 13 Januari 2011.
Tak hanya itu, Wade juga menunjuk keseriusan BlackBerry dalam melakukan bisnisnya di sini dengan mendirikan PT RIM Indonesia sebagai perwakilannya di Indonesia yang bermarkas di Jakarta sejak November 2010. “Kami juga bangga mengadakan acara BlackBerry DevCon Asia pertama,yang merupakan acara besar se-Asia, di Indonesia.”
Sumber VIVAnews yang banyak terlibat dengan RIM maupun pemerintah, mengakui bahwa sebenarnya RIM selalu menunjukkan itikad baiknya untuk memenuhi tuntutan pemerintah. Termasuk, dalam hal ini upaya untuk memenuhi tuntutan pemfilteran situs pornografi. “Namun, semuanya memang menyangkut hal teknis yang membutuhkan waktu dan tidak bisa diselesaikan dalam waktu semalam,” katanya.
Menurutnya, selama ini, pemerintah, operator, maupun pihak RIM telah menjajaki berbagai opsi untuk menyaring situs porno di jaringan BlackBerry. Opsi pertama, sistem filterisasi situs porno dipasang di dekat server RIM di Kanada. Sementara, opsi kedua, yang lebih efisien, server filter ditempatkan di Indonesia.